DPC PDIP Kota Batu Gelar Haul Ke-56 Bung Karno, Pertama Kali di Wisma Bima Sakti

IMG_20260620_200659_copy_1206x905

LINGKARMEDIA.COM – Dalam rangka memperingati Haul ke-56 Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Batu menggelar doa bersama dan pemotongan tumpeng di Wisma Bima Sakti, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus DPC dan DPD PDIP, simpatisan partai, anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Batu, sesepuh partai, tokoh agama, serta masyarakat sekitar. Acara ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa-jasa besar Bung Karno sebagai proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/wawali-batu-dukung-sertipikasi-sumber-mata-air-dan-situs-budaya-untuk-cegah-konflik-sosial/

Pemilihan Wisma Bima Sakti sebagai lokasi pelaksanaan haul bukan tanpa alasan. Tempat tersebut memiliki nilai historis yang erat kaitannya dengan perjalanan perjuangan Bung Karno. Ketua DPC PDIP Kota Batu, Saifudin Zuhri, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Wisma Bima Sakti merupakan salah satu tempat yang pernah disinggahi Bung Karno pada tahun 1942.

Menurut Saifudin, Bung Karno menginap di tempat tersebut selama kurang lebih 15 hari. Dalam masa itu, Bung Karno banyak melakukan perenungan panjang mengenai perjuangan bangsa Indonesia yang kala itu masih berada dalam penjajahan.

“Pada tahun 1942 Bung Karno menginap di sini kurang lebih 15 hari. Beliau merenung begitu panjang terkait dengan perjuangan bangsa,” ungkap Saifudin Zuhri di hadapan peserta haul.

Ia menambahkan, keberadaan Bung Karno di Wisma Bima Sakti diyakini menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan pemikirannya tentang kemerdekaan Indonesia. Tempat yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk kota dinilai memberikan ruang bagi Bung Karno untuk menggali gagasan besar tentang masa depan bangsa.

“Rupanya dengan beliau menginap di sini selama kurang lebih 15 hari, kemungkinan besar tempat ini menjadi inspirasi beliau terkait perjuangan kemerdekaan kita,” jelasnya.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Lebih lanjut, Saifudin menyebut bahwa Bung Karno sendiri pernah menyampaikan bahwa di tempat itulah beberapa keputusan penting mengenai perjuangan kemerdekaan mulai dirumuskan dalam pikirannya.

“Bung Karno pernah menyampaikan, di tempat inilah perjuangan penting terkait kemerdekaan saya ambil. Itu yang beliau sampaikan selama menginap 15 hari di sini,” tambahnya.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Bagi PDIP, Wisma Bima Sakti bukan sekadar bangunan tua, melainkan simbol perjuangan dan sejarah yang harus dijaga kelestariannya. Saifudin menegaskan, pihaknya berharap tempat bersejarah tersebut dapat terus dirawat dan menjadi pengingat bagi generasi muda tentang semangat perjuangan para pendiri bangsa.

“Harapan kami, PDI Perjuangan bisa ikut melestarikan keberadaan tempat bersejarah ini agar tidak hilang ditelan zaman,” tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Batu dari Fraksi PDIP, H. Khamim Tohari, S.Sos., mengatakan bahwa kegiatan haul di Wisma Bima Sakti ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan dan diharapkan menjadi agenda rutin tahunan.

Menurut Khamim, pemilihan lokasi ini bertujuan agar masyarakat semakin mengenal sejarah perjuangan Bung Karno di Kota Batu, khususnya di kawasan Bumiaji.

“Ini adalah kegiatan yang pertama kali kita lakukan di sini. Sehingga ini akan menjadi event kita, tentunya akan lebih baik lagi jika dilaksanakan di tempat bersejarah ini,” ujar Khamim kepada awak media.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga acara haul dapat terselenggara dengan baik. Dukungan tersebut, kata dia, menjadi modal penting untuk menyelenggarakan kegiatan serupa dengan skala yang lebih besar di masa mendatang.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan support kepada kami, termasuk masukan-masukan mengenai tempat ini. Mungkin tahun-tahun berikutnya akan kami laksanakan di sini dengan lebih bergairah lagi dan mengundang tokoh-tokoh dari luar Kota Batu,” lanjutnya.

Khamim berharap, semangat perjuangan Bung Karno yang lahir dari tempat-tempat penuh sejarah seperti Wisma Bima Sakti dapat terus menginspirasi generasi muda Indonesia. Menurutnya, perjuangan Bung Karno bukan hanya tentang merebut kemerdekaan, tetapi juga tentang bagaimana menjaga persatuan dan membangun bangsa.

“Di sinilah Bung Karno menggali ide-ide besar yang kemudian menginspirasi banyak orang. Tempat yang sunyi ini menjadi saksi lahirnya gagasan perjuangan yang luar biasa. Harapannya, anak-anak muda hari ini bisa meneruskan semangat perjuangan beliau,” pungkasnya.

Melalui kegiatan haul ini, PDIP Kota Batu tidak hanya mengenang sosok Bung Karno sebagai pemimpin besar bangsa, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, dan cinta tanah air yang diwariskan kepada seluruh rakyat Indonesia.

 

Penulis: Samsu

Editor: Ramses