Sebanyak 1.203 Jemaah Haji Kota Malang Mulai Diberangkatkan, Kesehatan Jadi Prioritas
LINGKARMEDIA.COM – Sebanyak 1.203 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Malang mulai diberangkatkan secara bertahap hari ini, Rabu (23/4). Proses pemberangkatan ini menjadi momen yang telah lama dinantikan para jemaah setelah melalui berbagai tahapan persiapan, mulai dari administrasi hingga pemeriksaan kesehatan.
Sehari sebelumnya, Selasa (22/4), suasana di Lapangan Rampal, Kota Malang, tampak ramai oleh aktivitas para jemaah yang mulai mengumpulkan koper. Tercatat sebanyak 418 koper telah diserahkan oleh jemaah dari kloter 10 dan 11 sebagai bagian dari prosedur keberangkatan. Pengumpulan koper ini menjadi langkah awal untuk memastikan kelancaran distribusi barang bawaan menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya.
Baca juga: https://lingkarmedia.com/staf-pbnu-mangkir-penyidikan-kpk-dijadwal-ulang/
Rencananya, para jemaah akan mulai diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada hari ini sejak pukul 17.00 WIB. Dari lokasi tersebut, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh panitia penyelenggara ibadah haji.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Malang, Dr Subhan SPd MSi, menjelaskan bahwa seluruh jemaah terbagi ke dalam tujuh kelompok terbang (kloter). Dari jumlah tersebut, terdapat tiga kloter besar dan empat kloter kecil yang akan bergabung dengan jemaah dari daerah lain.
“Total ada 1.203 jemaah yang akan diberangkatkan. Mereka terbagi dalam tujuh kloter, dengan komposisi tiga kloter besar dan empat kloter kecil yang bergabung dengan wilayah lain,” ujar Subhan.
Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==
Pemberangkatan dilakukan secara bertahap guna memastikan seluruh proses berjalan lancar dan tertib. Pada hari pertama ini, sebanyak 13 jemaah dari kloter 4 diberangkatkan lebih awal pada pukul 04.00 WIB dari halaman Kantor Kemenhaj Kota Malang. Selanjutnya, pada sore hari pukul 18.00 WIB, sebanyak 43 jemaah dari kloter 10 akan diberangkatkan dari Lapangan Ki Angmor, Kecamatan Blimbing.
Tidak hanya itu, kloter 11 yang berjumlah 376 jemaah juga dijadwalkan berangkat bersamaan dengan kloter 10. Kemudian, pada Jumat (24/4), kloter 12 yang juga berjumlah 376 jemaah akan diberangkatkan pada pukul 05.15 WIB dari lokasi yang sama. Pemberangkatan akan berlanjut dengan kloter 13 yang memiliki jumlah jemaah yang sama.
Lihat juga: https://www.facebook.com/share/1AsvdQn4uw/
Dalam proses ini, pihak Kemenhaj Kota Malang menekankan pentingnya kesiapan fisik dan kesehatan para jemaah. Mengingat rangkaian ibadah haji membutuhkan stamina yang prima, pemantauan kesehatan dilakukan secara intensif sejak sebelum keberangkatan.
“Kami secara rutin melakukan pemantauan kesehatan jemaah. Selain itu, ada petugas haji daerah (PHD) dan tenaga kesehatan yang akan mendampingi selama proses ibadah,” jelas Subhan.
Lihat juga: https://x.com/LingkarMed
Untuk mendukung hal tersebut, Kemenhaj Kota Malang juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang serta 16 Puskesmas yang tersebar di wilayah kota. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan layanan kesehatan yang optimal, baik sebelum keberangkatan maupun selama berada di Tanah Suci.
Menurut Subhan, keterlibatan tenaga kesehatan dari Puskesmas sangat penting karena mereka memiliki jangkauan yang luas dan mampu memberikan pelayanan langsung kepada ribuan jemaah.
“Kami memanfaatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas yang bisa menjangkau seluruh jemaah. Ini penting untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau,” tambahnya.
Selain itu, para jemaah juga diimbau untuk menjaga kondisi tubuh menjelang keberangkatan. Hal ini terutama penting bagi jemaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian ekstra dalam menjaga stamina.
Imbauan tersebut meliputi penerapan pola makan sehat, rutin melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki, serta mengonsumsi vitamin sesuai anjuran tenaga medis. Dengan kondisi fisik yang prima, diharapkan para jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan khusyuk.
“Jemaah kami harapkan tetap menjaga kesehatan. Konsumsi makanan bergizi, lakukan olahraga ringan, dan jangan lupa minum vitamin, terutama bagi yang sudah lanjut usia,” pesan Subhan.
Ia juga menambahkan bahwa aktivitas selama ibadah haji cukup padat dan membutuhkan mobilitas tinggi, termasuk berjalan kaki dalam jarak yang cukup jauh. Oleh karena itu, persiapan fisik menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan pelaksanaan ibadah.
Pemberangkatan jemaah haji tahun ini diharapkan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga keluarga jemaah, menjadi elemen penting dalam menyukseskan perjalanan spiritual ini.
Bagi para jemaah, keberangkatan ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat makna. Harapan untuk dapat menunaikan rukun Islam kelima dengan sempurna menjadi motivasi utama yang mengiringi langkah mereka menuju Tanah Suci.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan penuh dari berbagai pihak, para jemaah haji asal Kota Malang diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan baik dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur.
Penulis : Putra
Editor : Samsu








