Peristiwa dan Sejarah Peringatan Setiap 16 Januari
LINGKARMEDIA.COM – Tepat 16 Januari 2026, secara resmi menjadi hari libur nasional di seluruh Indonesia, khusus untuk memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Tanggal ini bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah, di mana malam peringatannya sudah dimulai sejak Kamis, 15 Januari 2026, setelah waktu Magrib.
Penetapan hari libur nasional ini diatur dalam Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025. Dokumen penting ini, yang ditetapkan pada 19 September 2025, memuat daftar lengkap hari libur nasional dan cuti bersama untuk 2026.
Pada 16 Januari 1950, sebuah peristiwa bersejarah terjadi yang menjadi tonggak awal bagi keberadaan Palang Merah Indonesia (PMI).
Hari ini juga menandai pembubaran Nederlands Rode Kruis Afdeling Indie (Nerkai) atau Palang Merah Hindia Belanda, membuka lembaran baru dalam sejarah kemanusiaan Indonesia.
Di tanggal ini juga diperingati sebagai Hari Penerbit Buku atau Book Publishers Day. Peringatan ini ditujukan untuk mengapresiasi peran penerbit dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan, literasi, serta karya intelektual kepada masyarakat luas.
Hari Penerbit Buku menjadi momen untuk menyoroti kontribusi industri penerbitan dalam mendukung pendidikan dan budaya membaca. Peringatan ini kerap dimanfaatkan untuk mengenalkan pentingnya buku sebagai sumber informasi yang kredibel dan sarana pengembangan wawasan.
Pada 16 Januari juga diperingati sebagai Hari Fetish Internasional atau International Fetish Day. Peringatan ini pertama kali dicetuskan sebagai bentuk kampanye kesadaran dan penerimaan terhadap keberagaman preferensi individu di berbagai belahan dunia.
Hari Fetish Internasional bertujuan mendorong pemahaman, dialog terbuka, serta pengurangan stigma sosial terhadap topik yang sering dianggap sensitif. Peringatan ini diperingati secara terbatas oleh komunitas tertentu dan lebih banyak dikenal dalam lingkup internasional.
Berikutnya ini beberapa peristiwa penting yang terjadi pada tanggal 16 Januari:
– 1919 Amandemen ke-18 Konstitusi AS melarang pembuatan, penjualan, atau pengangkutan minuman keras.
– 1979 Ayatollah Khomeini mengambil alih kekuasaan dan memproklamasikan Republik Islam Iran.
– 1992 Perang saudara di El Salvador berakhir. Perang itu berlangsung lebih dari 12 tahun dan menewaskan lebih dari 75.000 orang.
– 2005 Adriana Iliescu melahirkan di usia 66 tahun. Dosen universitas Rumania ini memecahkan rekor sebagai ibu kandung tertua di dunia.
Peristiwa Sejarah lainnya
Di bawah ini daftar peristiwa bersejarah lainnya yang terjadi tanggal 16 Januari :
– 1547 Ivan IV menobatkan dirinya sebagai Tsar Rusia yang baru di Katedral Assumption di Moskow.
– 1786 Dewan Virginia menjamin kebebasan beragama.
– 1847 John C. Fremont, “Pathfinder” penjelajahan Barat yang terkenal, diangkat menjadi gubernur California.
– 1900 Senat AS mengakui Perjanjian Inggris-Jerman 1899 yang dengannya Inggris melepaskan haknya atas Kepulauan Samoa.
– 1909 Salah satu tim penjelajah kutub Ernest Shackleton mencapai Kutub Selatan Magnetik.
– 1914 Maxim Gorky diizinkan kembali ke Rusia setelah diasingkan karena pembangkangan politik.
– 1920 Liga Bangsa-Bangsa mengadakan pertemuan pertamanya di Paris.
– 1920 Sekutu mencabut blokade perdagangan dengan Rusia.
– 1939 Franklin D. Roosevelt meminta perluasan Undang-Undang Jaminan Sosial agar mencakup lebih banyak wanita dan anak-anak.
– 1940 Hitler membatalkan serangan di Barat karena cuaca buruk dan tertangkapnya rencana serangan Jerman di Belgia.
– 1944 Eisenhower mengambil alih komando tertinggi Pasukan Ekspedisi Sekutu di Eropa.
– 1945 Pasukan Pertama dan Ketiga AS bergabung di Houffalize, yang secara efektif mengakhiri Pertempuran Bulge.
– 1956 Pemerintah Mesir menjadikan Islam sebagai agama negara.
– 1975 Tentara Republik Irlandia mengakhiri gencatan senjata selama 25 hari di Belfast.
– 1979 Shah meninggalkan Iran.
– 1991 Perang Teluk Persia dimulai.
Penulis: Tim Literasi Global
Editor: Umi Sudarto








