Penggiat Penyandang Disabilitas Menilai Persiapan Pilkada 2024 Mengalami Kemunduran
Kota Batu – Pelaksanaan Pilkada serentak Kota Batu tinggal menghitung hari yang bakal ikuti warga yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap ( DPT ) sejumlah 166.942 . Dari jumlah tersebut terdapat kelompok disabilitas yang membutuhkan perhatian khusus pada pelaksanaan pilkada pada 27 November yang akan datang.
Forum Inklusi Kota Batu ( FIK ) sebagai organisasi yang menangani kelompok disabilitas, melakukan kerjasama dengan pihak KPU terkait sosialisasi pilkada kepada kelompok disabilitas yang ada di Kota Batu.
Kertaningtyas, atau biasa disapa Ken Kerta, yang juga CEO dan Founder Organisasi Lingkar Sosial, yang konsen pada penyandang disabilitas saat ditemui awak media Sabtu ( 2/11 ) belum lama ini menyayangkan persiapan pelaksanaan pilkada serentak 2024 kali ini tidak adanya program relawan demokrasi bagi penyandang disabilitas.
” Satu hal yang kami inginkan sebenarnya, di tahun 2019 KPU punya program relawan demokrasi, dimana KPU membina kami penggiat kelompok disabilitas untuk memiliki kemampuan melakukan sosialisasi kepada kelompoknya “, ujar Ken Kerta
Dirinya menilai adanya kemunduran dalam persiapan pelaksanaan pilkada kali ini. Pasalnya, KPU pada persiapan pesta demokrasi kali ini tidak memiliki sumberdaya untuk melakukan sosialisasi kepada penyandang disabilitas. Pihaknya mengaku akan membantu memberikan edukasi jika KPU Kota Batu ada program relawan demokrasi bagi kelompok penyandang disabilitas.
” Bagaimana orang tuli mengedukasi sesama teman tuli, ini yang bisa hanya teman – teman tuli sendiri, karena dari KPU tidak punya sumber daya untuk berbahasa isyarat. Sayangnya dalam pemilu kali ini tidak ada di nasionalpun tidak ada, ini saya nilai sebagai satu kemunduran. Makanya mohon kalau di nasional tidak ada apakah memungkinkan di kota Batu diadakan seperti itu, kami siap turun lapangan, kami siap membantu adanya kegiatan relawan demokrasi dimana kami dari kelompok difabel ketika diberi legitimasi untuk memberikan edukasi ke masyarakat ini akan kami lakukan yang penting ada izin ” tegas Ken Kerta.
Berkenaan pelaksanan pilkada, pada kesempatan yang sama Mardi Setia Ningsih yang akrab dipanggil mbak Ningsih dari Forum Inklusi Kota Batu ( FIK ) mengaku sudah melayangkan surat ke KPU Kota Batu untuk mengadakan sosialisasi bagi penyandang disabilitas.
” Kemarin dari FIK Batu sudah bersurat ke KPU untuk permohonan mengadakan sosialisasi pemilihan kepala daerah khususnya di kota Batu bagi penyandang disabilitas, kami masih menunggu tanggal dan tempatnya sudah dijadwalkan yang rencananya dalam Minggu ini “, ungkap Mardi Setia Ningsih.
Sementara itu menanggapi hal tersebut , Thomi Rusy Diantoro Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kota Batu saat ditemui awak media pada Senin ( 4/11/2024 ) mengatakan pihaknya sudah menerima pengajuan tersebut dan akan dijadwalkan usai acara debat ke dua Paslon.
” Kami sudah menerima pengajuan tersebut, dan rencana akan kami jadwalkan. Agendanya sosialisasi pilkada untuk penyandang disabilitas
Ji








