Kecewa Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tawang Argo Gotong Royong Perbaiki Jalan
LINGKARMEDIA.COM – Merasa tak kunjung mendapatkan kepastian dari Pemerintah Kabupaten Malang terkait perbaikan jalan yang rusak, warga Desa Tawang Argo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, memilih turun tangan secara swadaya.
Warga bersama pemerintah desa melakukan kegiatan gotong royong untuk memperbaiki sejumlah titik jalan berlubang yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Kondisi jalan yang rusak parah bahkan oleh warga setempat dijuluki sebagai “Wisata Jeglongan Sewu” karena banyaknya lubang yang tersebar di sepanjang jalan.

Perbaikan tersebut dilakukan di Jalan Iskandar Sulaiman, tepatnya ruas jalan yang menghubungkan Dusun Suwaluhan dengan wilayah Kalimalang yang menjadi perbatasan antara Kabupaten Malang dan Kota Batu.
Baca juga:
Kepala Dusun Suwaluhan, Wahyu Giri Dani (35), mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut sudah cukup lama menjadi perhatian warga. Bahkan, usulan perbaikan telah beberapa kali disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), mulai dari tingkat desa hingga kecamatan.
Menurut Wahyu, pihak Pemerintah Desa Tawang Argo bersama kepala desa dan perangkat desa telah berupaya mengusulkan perbaikan jalan tersebut agar dapat direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Malang.

“Dari awal kita dari pemerintahan desa, termasuk Pak Kades dan Carik, sudah berusaha keras mengajukan untuk jalan ini. Mulai Musrenbangdes, naik ke Musrenbangcam sampai ke kabupaten sudah hampir empat kali pengajuan, tapi dari kabupaten belum direalisasikan,” ungkap Wahyu saat ditemui Lingkarmedia.com di lokasi, Minggu (26/7/2026).
Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==
Jalan sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer tersebut sebenarnya memiliki peran penting bagi masyarakat. Selain menjadi akses warga, jalan itu juga menjadi jalur alternatif yang dapat digunakan ketika terjadi kepadatan lalu lintas di jalur utama.
Jalan tersebut sebelumnya telah diresmikan oleh Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. pada 2025 dan diberi nama Jalan Iskandar Sulaiman.
Lihat juga: https://www.facebook.com/shar
Namun, kondisi jalan yang mengalami kerusakan dan dipenuhi lubang membuat warga merasa khawatir. Sejumlah kecelakaan disebut kerap terjadi akibat pengendara harus menghindari lubang di badan jalan.
Wahyu mengatakan, warga akhirnya berinisiatif melakukan perbaikan secara gotong royong karena tidak ingin terus menunggu tanpa kepastian.

“Kalau kita menunggu dari Pemkab kemungkinan belum tahu bagaimana hasilnya dan kapan. Yang saya sayangkan, nanti yang lewat sini banyak orang kerja,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan perbaikan tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga sekaligus upaya untuk memberikan solusi sementara terhadap kondisi jalan yang membahayakan pengguna jalan.
“Perbaikan ini karena kekecewaan warga. Bagaimana caranya yang penting untuk warga. Di sini banyak terjadi kecelakaan karena jalan berlubang,” tambahnya.
Lihat juga: https://x.com/LingkarMed
Selain persoalan jalan, warga juga mengeluhkan belum adanya penerangan jalan umum (PJU) serta saluran air yang memadai di kawasan tersebut.
Wahyu mengaku telah mengajukan pemasangan PJU kepada pemerintah. Namun, karena belum ada realisasi, warga akhirnya melakukan pemasangan secara mandiri.
“Saya juga mengajukan penerangan jalan, belum ada realisasinya. PJU-nya saya pasang sendiri dengan cara swadaya juga. Sebanyak sepuluh titik dipasang secara mandiri, termasuk membeli kabelnya sendiri. Karena menunggu pemerintah tidak turun-turun, takutnya warga saya merasa tidak nyaman,” jelasnya.

Tak hanya itu, Wahyu juga menyampaikan bahwa dirinya telah mengusulkan pembangunan atau perbaikan bagian tepi jalan. Menurutnya, pengaspalan tanpa disertai penguatan sisi jalan dikhawatirkan membuat jalan kembali cepat rusak.
“Ini juga kemarin saya mengajukan untuk damping jalan, karena kalau cuma diaspal tapi damping jalannya masih nol juga khawatirnya malah rusak. Saya mulai sejak tahun 2023 sudah mengajukan,” katanya.
Sementara itu, Ahmad Fauzan, salah satu warga Dusun Suwaluhan yang ikut dalam kegiatan perbaikan jalan, mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut memang telah lama dikeluhkan masyarakat.
Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k
Menurutnya, banyaknya lubang tidak hanya membahayakan keselamatan pengendara, tetapi juga menyebabkan barang bawaan warga terjatuh ketika melintas.

“Jalan ini sering mengakibatkan kecelakaan. Saking banyaknya lubang juga mengakibatkan barang bawaan jatuh. Ini merupakan respons dari Pemerintah Desa Tawang Argo terhadap keluhan masyarakat yang juga swadaya dari warga. Ini murni dari kesadaran kami,” ungkap Ahmad.
Hal senada disampaikan salah satu anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Tawang Argo, Rano Susanto.
Rano mengatakan, warga telah berulang kali menyampaikan aspirasi terkait perbaikan Jalan Iskandar Sulaiman. Namun, hingga kini belum ada kejelasan mengenai kapan perbaikan akan direalisasikan.

“Pengajuan lewat Musrenbangcam sudah empat kali. Sudah naik, tidak turun-turun. Akhirnya kami berinisiatif kemudian curhat ke warga, kemudian warga memberikan solusi dan Alhamdulillah terjadilah ini,” kata Rano.
Ia menambahkan, kegiatan gotong royong tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga sekaligus upaya meminimalisir terjadinya kecelakaan.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), segera memberikan perhatian terhadap kondisi Jalan Iskandar Sulaiman.
Selain perbaikan dan pengaspalan jalan, warga juga berharap pemerintah merealisasikan pembangunan penerangan jalan umum serta perbaikan bagian tepi jalan agar infrastruktur tersebut dapat digunakan dengan aman dan tidak cepat mengalami kerusakan.
Bagi warga, perbaikan secara swadaya yang dilakukan saat ini bukan berarti mereka tidak membutuhkan pemerintah. Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi bentuk keprihatinan sekaligus harapan agar keluhan masyarakat yang telah disampaikan selama bertahun-tahun segera mendapatkan perhatian dan solusi nyata.
Penulis: Shereen
Editor: Samsu








