Event Budaya Berpeluang Menarik Wisatawan Asing ke Kota Batu

IMG-20250810-WA0160

Kota Batu, lingkarmedia.com – Anggota DPRD Kota Batu Komisi A, Khamim Tohari memberikan apresiasi atas pelaksanaan karnaval budaya di Desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji yang menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kota Batu. yang belum melaksanakan karnaval budaya.

Saat ditemui awak media di sela-sela pelaksanaan karnaval budaya Desa Bulukerto, Minggu (10/8/2025). Khamim Tohari menanggapi penampilan budaya asli dalam event karnaval. Menurutnya budaya yang ada di Kota Batu perlu dikemas dengan baik.

“Karnaval budaya perlu dikemas dengan baik, keterlibatan dinas pariwisata kita ikutkan. Desa Bulukerto terkenal dengan petik sayur, kembang, jeruk yang bisa dikembangkan melalui wisata-wisata. Dengan karnaval ini bisa mempromosikan wisata yang ada di Bulukerto”, ujarnya

Sebagai anggota dewan dapil Kecamatan Bumiaji, Khamim mengaku potensi budaya di Kota Batu sangat banyak dan berpotensi untuk bisa dikembangkan. “Khusus di Kota Batu, banyak memiliki potensi budaya yang memang harus kita lestarikan”.

Sementara itu, dalam upaya peningkatan budaya di Kota Batu, menurut Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto dengan melalui event-event maka budaya dapat ditingkatkan dan berpeluang menarik wisatawan asing.

“Kalau event-event budaya dapat kita kemas dan bisa kita publikasikan ke luar negeri tidak ada salahnya. Ini dapat kita jadikan destinasi budaya yang merupakan destinasi wisata yang berbasis budaya”, ungkap Onny kepada awak media.

Onny Ardianto mengaku bahwa pada Desember 2024 jumlah wisatawan asing yang masuk ke Kota Batu sekitar 25.000 orang.

“Beberapa hari yang lalu, saya bertemu dan berdiskusi dengan beberapa vendor telekomunikasi yang tujuannya mendeteksi pergerakan wisatawan dari manca negara, di bulan Desember itu ternyata sudah sekitar dua puluh lima ribuan wisatawan manca negara yang datang ke Kota Batu dan rata-rata mereka datang ke destinasi alam. Kalau di alam, suatu saat bisa kita geser dengan memberikan penampilan yang menarik terkait kebudayaan”, tambahnya.

Selaku anggota Tourism Promotion Organisation (TPO), semua event yang ada Kota Batu semua dipublikasikan. “Dua minggu yang lalu semua potensi budaya dan kebudayaan yang ada di Kota Batu sudah diberitakan lewat siaran radio di Inggris. Ini salah satu strategi kita untuk menarik wisatawan manca negara”, jelas Onny Ardianto.

Menyinggung target jumlah wisatawan asing masuk ke Kota Batu, Onny mengaku hingga saat ini pihaknya masih mengumpulkan data berapa jumlah wisata manca negara yang datang ke Kota Batu. “Dari situ kita bisa melakukan perkiraan ke depan kita berani menargetkan berapa. Tentu saja  kita akan menghitung berapa jumlah event yang ada di Kota Batu”.

(Ji)