Bus Study Tour SMPN 2 Brangsong, Kabupaten Kendal Kecelakaan di Tol Cipali
LINGKARMEDIA.COM – Bus rombongan study tour dari SMP Negeri 2 Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan beruntun di ruas Tol Cipali KM 88 wilayah Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni bus PO EJ 78 Trans bernomor polisi K-7064-OE, sebuah truk boks, dan truk tangki. Akibat insiden itu, satu orang meninggal dunia dan sedikitnya 10 penumpang mengalami luka ringan.
Korban meninggal diketahui bernama Daniel, kernet bus asal Semarang, Jawa Tengah. Ia mengalami luka berat setelah terjepit di bagian depan kiri bus yang ringsek akibat benturan keras. Daniel sempat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan.
Sementara itu, para korban luka terdiri atas sopir bus dan sejumlah pelajar serta guru pendamping yang ikut dalam perjalanan study tour menuju Jakarta dan Bandung.
Kepala Induk PJR Tol Cipali, Iptu Lutfi Medi Haryanto, menjelaskan kecelakaan bermula ketika truk boks yang berada di lajur satu tiba-tiba oleng dan berpindah ke lajur dua. Pada saat bersamaan, bus rombongan SMPN 2 Brangsong sedang melaju di lajur tersebut dari arah Cirebon menuju Jakarta.
Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==
Menurut Lutfi, perpindahan mendadak truk boks membuat sopir bus terkejut dan berusaha menghindari tabrakan dengan membanting setir ke kiri. Namun jarak kendaraan yang terlalu dekat membuat benturan tidak dapat dihindari.
“Bus menabrak bagian belakang truk boks. Setelah itu truk boks terdorong dan menabrak truk tangki yang berada di lajur tiga,” ujar Lutfi kepada awak media.
Benturan keras menyebabkan bagian depan kiri bus mengalami kerusakan parah. Posisi kernet yang berada di area tersebut membuat korban terjepit badan kendaraan hingga mengalami luka fatal.
Lihat juga: https://www.facebook.com/shar
Petugas kepolisian, petugas tol, serta tim medis langsung menuju lokasi sesaat setelah menerima laporan kecelakaan. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena kondisi bagian depan bus yang rusak berat.
Sejumlah pelajar yang berada di dalam bus tampak syok setelah kejadian. Mereka kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan penanganan lebih lanjut.
Polisi memastikan mayoritas korban hanya mengalami luka ringan berupa memar dan lecet akibat benturan saat kecelakaan terjadi. Hingga Selasa pagi, sebagian korban masih menjalani observasi di IGD RS Abdul Radjak Purwakarta.
“Korban meninggal dunia satu orang, yaitu kernet bus. Untuk korban luka ringan ada sekitar 10 orang termasuk sopir bus. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Subang,” kata Lutfi.
Lihat juga: https://x.com/LingkarMed
Salah seorang guru pendamping bernama Paizin mengatakan rombongan study tour berangkat dari Kendal menggunakan lima unit bus. Mereka membawa pelajar kelas IX untuk mengikuti kegiatan wisata edukasi ke Jakarta dan Bandung.
Sebelum kecelakaan terjadi, rombongan sempat beristirahat di rest area wilayah Brebes untuk makan dan melakukan pengecekan perjalanan. Setelah itu, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Jakarta melalui ruas Tol Cipali.
Paizin mengaku situasi di dalam bus berlangsung normal sebelum insiden terjadi. Namun suasana berubah mencekam ketika truk boks di depan bus mendadak berpindah jalur.
“Bus kami berada di lajur dua. Tiba-tiba mobil boks dari lajur satu pindah ke lajur dua. Sopir kaget dan berusaha menghindar, tetapi akhirnya tetap menabrak bagian belakang truk boks,” ujarnya saat ditemui di IGD RS Abdul Radjak Purwakarta.
Menurutnya, setelah benturan pertama terjadi, kendaraan menjadi sulit dikendalikan. Truk boks kemudian terdorong hingga menabrak truk tangki yang berada di sebelah kanan.
Ia juga menyebut para siswa sempat panik dan berteriak saat benturan terjadi. Beberapa pelajar mengalami luka ringan akibat terpental dari tempat duduk mereka.
Meski demikian, Paizin bersyukur tidak ada korban jiwa dari kalangan pelajar. Para siswa yang selamat kini dalam kondisi stabil dan masih menjalani pemulihan.
Empat bus lain yang berada dalam rombongan dilaporkan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta setelah memastikan kondisi para korban terkendali. Sementara para siswa yang mengalami luka ringan akan menyusul kegiatan study tour setelah mendapatkan izin dari tenaga medis.
Pihak sekolah hingga kini masih berkoordinasi dengan keluarga siswa dan pihak kepolisian terkait penanganan pascakecelakaan. Sejumlah orang tua murid juga dikabarkan langsung berangkat menuju rumah sakit untuk memastikan kondisi anak-anak mereka.
Sementara itu, bangkai bus yang mengalami kerusakan parah telah dievakuasi menggunakan kendaraan derek menuju tempat penyimpanan kendaraan kecelakaan di KM 92 Tol Cipali wilayah Kalijati, Subang.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan saat proses evakuasi berlangsung. Namun situasi kembali normal setelah kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dipindahkan dari badan jalan.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab utama kecelakaan. Petugas juga akan memeriksa kondisi kendaraan, keterangan saksi, serta kemungkinan faktor kelelahan pengemudi maupun kondisi jalan saat kejadian berlangsung.
Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam perjalanan study tour, terutama untuk rombongan pelajar yang melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan besar pada malam hingga dini hari.
Penulis : Panji
Editor: Samsu








