Hasil Reses DPRD Jadi Masukan Musrenbang Banjarnegara
Banjarnegara, lingkarmedia.com – Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara telah selesai menggelar reses di berbagai wilayah dari tanggal 25-27 Oktober 2025. Reses ini dibutuhkan sebagai dasar pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
Reses ini menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan memastikan kebijakan pembangunan tahun depan benar-benar sesuai kebutuhan warga.
Masalah pembangunan infrastruktur dan layanan dasar mendominasi aspirasi anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara yang baru saja menjalani masa reses ke II masa persidangan III tahun 2025.
DPRD Kabupaten Banjarnegara memiliki 50 orang anggota dari 10 partai politik, dengan perolehan kursi terbanyak diraih oleh Partai Demokrat.
Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara Anas Hidayat menyebutkan sidang paripurna merupakan bagian dari pelaksanaan tugas konstitusional anggota dewan. Khususnya, untuk menyerap, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
Tak hanya itu, hasil reses ini menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan yang tentunya sejalan dengan visi misi Bupati Banjarnegara. Hasilnya akan kami bawa dalam pembahasan APBD 2026, serta disinkronkan dengan program yang dijalankan pemerintah daerah benar-benar tepat sasaran,” katanya.
“Banyak usulan yang masuk dari masyarakat terkait perbaikan jalan desa, peningkatan layanan kesehatan, pengembangan pertanian dan irigasi, serta penyediaan sarana pendidikan,” katanya.
“Melalui reses ini, kami ingin menyerap secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di lapangan. Hasilnya akan kami bawa dalam pembahasan APBD 2026, serta disinkronkan dengan program yang dijalankan pemerintah daerah benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Reses ini menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan memastikan kebijakan pembangunan tahun depan benar-benar sesuai kebutuhan warga.
Selama masa reses, anggota dewan dari berbagai fraksi mendatangi desa dan kecamatan di wilayah dapil masing-masing. Masa reses kali ini ada sedikit berbeda dengan sebelumnya, dimana anggota DPRD melakukan pertemuan dengan masyarakat serat bagaimana mengakomodir aspirasi masyarakat.
Anggota DPRD dari Fraksi Partai NasDem, Udani Puji Lestari mengatakan, pada reses kali ini, banyak masyarakat berharap alokasi anggaran tahun 2026 lebih berpihak pada peningkatan infrastruktur, ekonomi rakyat kecil.
“Banyak warga yang mengusulkan, mulai dari infrastruktur, bantuan alat pertanian, hingga modal usaha kecil. Ini menjadi catatan penting yang akan kami perjuangkan dalam pembahasan anggaran nanti,” katanya.
Slamet, anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara dari daerah pemilihan Banjarnegara V mengatakan mayoritas aspirasi yang dihimpun dari wilayah Banjarnegara V mendesak kebutuhan dasar infrastruktur dan akses pelayanan dasar.
“Masyarakat di wilayah kami banyak mengharapkan perbaikan infrastruktur jalan, irigasi sawah, serta perhatian lebih pada lembaga pendidikan PAUD dan madrasah diniyah,” ujar Slamet.
Seluruh laporan dari masing-masing dapil akan dihimpun oleh Sekretariat DPRD dan disampaikan secara kolektif kepada pemerintah daerah Banjarnegara untuk ditindaklanjuti melalui musrenbang maupun dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun mendatang.
Penulis : Ramses
Editor : Samsu








