Pemprov Jateng Terima Penghargaan Rekor MURI Penanaman Mangrove Terbanyak

IMG_20251015_134141

Kab. Kendal, lingkarmedia.com – Upaya pencegahan bencana abrasi di garis Pantai Utara (Pantura) dan Selatan. Melalui program Mageri Segoro, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan penanaman pohon mangrove secara serentak di sepanjang 973 kilo meter sepanjang garis pantai utara dan selatan.

Penanaman serentak yang dilaksanakan pada Rabu (15/10/2025) ini merupakan kegiatan dalam kwartal ke tiga. Dimana terdapat 17 wilayah kota dan kabupaten se Jawa Tengah serentak melaksanakan kegiatan ini.

Hadir dalam kegiatan ini, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, SH., S. St., M.K., Forkopimda Jateng, DLHK Jateng, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, SE.,MM., Forkopimda Kendal, Kepala OPD, anggota DPRD provinsi dan kabupaten Kendal, 12 Industri dan NGO, Mahasiswa serta masyarakat.

Di Kabupaten Kendal sendiri, penanaman mangrove yang dipimpin langsung Gubernur Jawa Tengah ini dipusatkan di dua titik diantaranya pesisir pantai Muara Kencana, Desa Pidodo Kulon Kecamatan Kendal dan pesisir pantai Kinasih, Desa Margorejo Kecamatan Cepiring.

Dalam sambutannya, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, SE.,MM menyampaikan, dengan kegiatan Mageri Segoro ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat bergotong royong menjaga lingkungan pesisir agar lestari serta produktif.

“Kegiatan Mageri Segoro ini, tentunya menjadi sangat penting untuk memperkuat perlindungan kawasan pantai sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya untuk menjaga laut. Upaya kita haru ini akan berhasil tentunya apabila seluruh stakeholder yang ada bersinergi sama-sama melakukan langkah nyata yang berkelanjutan”, ulas Bupati.

Kegiatan penanaman mangrove ini merupakan momentum tepat. Dimana keprihatinan bersama terhadap terjadinya Abrasi, ROB, yang terjadi di Kabupaten Kendal. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal, Aris Irwanto kepada awak media usai di sela-sela pelaksanaan kegiatan.

Aris mengatakan,”ini salah satu momentum tepat pada saat keprihatinan abrasi terjadi dimana-mana, meluapnya ROB laut, dan juga masuknya air laut ke daratan. Ini merupakan keprihatinan kita bersama”.

“Upaya yang dilakukan bapak gubernur dengan seluruh masyarakat Jawa Tengah merupakan hal yang luar biasa. Sehingga dapat memberikan kenyamanan kepada penghuni bumi”, ungkap Aris.

Ditambahkannya, bahwa penanganan air ROB laut merupakan tanggung jawab bersama. “Sekarang ketinggian air laut mencapai 170 centi meter, ini hal mustahil akan kita laksanakan pemagaran laut. Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sebelum abrasi terjadi”.

Pada kesempatan berbeda Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania, SH, kepada awak media memberikan apresiasi kegiatan penanaman mangrove yang mendapatkan antusias tinggi dari berbagai kalangan masyarakat. “Saya berterima kasih kepada warga masyarakat yang ternyata antusias sekali, dan dari komunitas peduli lingkungan juga hadir. Ini merupakan bentuk dari kepedulian kita khususnya masyarakat Kendal dalam menjaga alam”.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, SH., S. St., M.K, dihadapan awak media menjelaskan bahwa kegiatan kali ini merupakan penanaman mangrove kwartal tiga, yang ke depannya akan dilaksanakan kegiatan serupa pada kwartal berikutnya.

Ahmad Luthfi mengatakan, “kwartal ketiga ini sudah tertanam satu juta tiga ratus mangrove di sepanjang 973 kilo meter pantai utara dan pantai selatan yang terdiri dari 17 kabupaten/kota. Yang akan kita lakukan adalah membuat program Mageri Segoro yang dilakukan Muspida kabupaten/kota masing-masing berikut forkopimda nya, seluruh elemen masyarakat, komunitas peduli lingkungan, TNI/Polri, Pelajar, Mahasiswa termasuk BUMD dan BUMN yang ada di wilayah Jawa Tengah kita lakukan bersama-sama”.

Lebih lanjut, Ahmad Luthfi menegaskan, pencegahan abrasi tidak dapat secara langsung dirasakan hasilnya. “Secara tidak langsung upaya pencegahan terhadap abrasi dan erosi harus pantai bisa kita cegah. Memang tidak sekarang hasilnya, tapi untuk masa depan minimal pagarnya pantai utara dan pantai selatan sudah kita tanami mangrove yang kita lakukan “.

Pelaksanaan program Mageri Segoro ini mendapatkan penghargaan Rekor terbaik dari Musium Rekor-Dunia Indonesia (MURI) kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas rekor pemrakarsa penanaman mangrove terbanyak secara serentak di 17 Kabupaten/Kota. Dimana penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Divisi MURI Semarang, Ari Andriani kepada Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, SH., S. St., M.K.

(Sam/Sher)