Tingkatkan Kapasitas Pengurus dan Anggota, FSB Kamiparho Kota Bitung Gelar Pendidikan BATRA

IMG_20250506_091409

Kota Bitung, lingkarmedia.com – Guna meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota, Federasi Serikat Buruh Makanan, Minuman, Pariwisata, Restoran, Hotel dan Tembakau (FSB Kamiparho) DPC Kota Bitung menggelar Basic Training (Batra) serta Sosialisasi Jaminan Sosial dan Dewan Pengupasan Kota (DPK) di Kampus Sekolah Tinggi Bisnis dan Management (STBM) Duasudara Bitung, Kelurahan Wangurer Utara Lingkungan IV Kecamatan Madidir Kota Bitung, Senin (5/5/2025).

Kegiatan yang diikuti 50 orang pengurus dan anggota perwakilan dari organisasi tingkat perusahaan (komisariat), diantaranya PK FSB Kamiparho PT.Multi Nabati Sulawesi, PT.Deho Canning Company, PT.Indoword, PK FSB Kamiparho Perumda Pasar, Serikat Awak kapal Perikanan, Serikat Perempuan Pekerja Perikanan Sulawesi utara (SP3SU) dan perwakilan pejuang Rakyat Bitung (PRB).

Turut hadir dalam pelatihan tersebut, Rahmat Dunggio, SH, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bitung, Surya Pradaningrat, Account Representative BPJS Ketenagakerjaan Bitung,Christina Kojongian, S.K.M, Kepala BPJS Kesehatan serta Rusdyanto Makahinda, Ketua DPC FSB Kamiparho Kota Bitung,

Dalam menyampaikan materinya tentang Dewan Pengupahan Kota, Rahmat Dunggio menyampaikan bahwa DPK di Kota Bitung sudah ada,tinggal menunggu komunikasi lanjut dengan pihak pemerintah kota. ” DPK Bitung sudah ada tinggal menunggu dikomunikasikan dengan pak Walikota, ” ujarnya.

Sementara itu, pada sambutannya, Rusdyanto Makahinda sebagai ketua cabang menegaskan kepada pengurus beserta anggota serikat buruh serta pihak terkait untuk mengerti dan memahami aturan perundang-undangan ketenagakerjaan.

Rusdyanto mengatakan, ” penting kiranya pengurus dan anggota Serikat Buruh dan pihak terkait  mengerti dan memahami aturan perburuhan, termasuk tata cara Pembentukan serta tugas dari Dewan Pengupahan Kota. Hal ini untuk mempermudah  terealisasinya upah minimum Kota Bitung  tahun 2026. Target kami agar UMK Bitung 2026 dapat segera terealisasi “.

(Rusdy)