Update Kecelakaan Kereta di Bekasi: 14 Orang Meninggal, 81 Korban Luka Dirawat di RS
LINGKARMEDIA.COM – Insiden tabrakan antara KRL commuter line dengan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di kawasan Bekasi Timur, Senin (27/4/2026). Akibatnya, puluhan orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Perkembangan terbaru, Korban tewas kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur bertambah menjadi 14 orang. Selain itu, ada 84 orang korban yang terluka.
“Update 08.45 WIB: 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).
Menyikapi peristiwa kecelakaan ini, KAI juga membangun posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi guna membantu keluarga korban mendapatkan informasi terkait penumpang.
Sebelumnya, Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan ada empat orang penumpang KRL yang dilaporkan meninggal dunia.
KAI menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang terjadi. Selain korban meninggal, korban luka dan telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit terdekat. Di antaranya RSUD Bekasi, Primaya Hospital, serta Mitra Keluarga.
Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==
Sementara itu, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek dipastikan selamat. Total terdapat 240 penumpang dalam kereta tersebut dan telah berhasil dievakuasi seluruhnya.
Anne menegaskan, pihaknya akan bertanggung jawab atas seluruh korban, termasuk dalam hal penanganan dan kompensasi.
Lihat juga: https://www.facebook.com/share/1AsvdQn4uw/
Sementara terkait penyebab kecelakaan, Anne mengatakan, pihaknya masih fokus pada proses evakuasi.
Proses Evakuasi Masih Dilakukan
Sejauh ini, proses evakuasi korban kecelakaan kereta KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi masih berlangsung hingga Selasa dini hari.
Petugas berupaya memotong gerbong KRL khusus wanita untuk menyelamatkan penumpang yang terjepit.
Pantauan media pada pukul 02.55 WIB, petugas gabungan mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia.
Lihat juga: https://x.com/LingkarMed
Terlihat, sejumlah petugas mengangkut satu kantong jenazah dari KRL gerbong wanita menuju ambulans.
Sebagai informasi, kecelakaan kereta PLB 5568A (Commuter Line relasi Cikarang) dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di KM 28+920 terjadi wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.
Peristiwa bermula dari commuter line yang tertemper taksi listrik, kemudian ditabrak rangkaian kereta jarak jauh di gerbong paling akhir.
Akibatnya, puluhan orang menjadi korban. Ada yang meninggal dan luka-luka. Proses evakuasi korban terjepit pun masih berlangsung.
Pihak berwenang akan melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait kecelakaan antara Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek.
Penulis: Ramses
Editor: Samsu








