TPA Darupono Baru Butuh Penanganan Serius
Kabupaten Kendal, lingkarmedia.com – Keberadaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Darupono Baru yang berada di Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal masih mengalami kendala dalam penyelesaian persoalan sampah.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Selasa (9/9/2025) didapatkan fakta bahwa volume sampah yang masuk di TPA tersebut sebanyak kurang lebih 200 ton per harinya. Hal ini disampaikan salah satu tenaga kerja TPA yang enggan disebutkan namanya saat ditemui awak media.
Menurutnya, penumpukan sampah yang terus menggunung berlangsung sejak 2021. Saat di lokasi, nampak asap hasil kebakaran sampah akibat musim kemarau begitu tebal hingga menghalangi pandangan serta bau menyengat khas sampah.

Saat dimintai keterangan, dirinya mengungkapkan bahwa pada 2026 mendatang akan didatangkan alat pengolahan sampah yang bakal dikelola pihak swasta yakni PT. Asiana Limbah Sampah.
“Rencananya pada 2026, sampah akan dikelola pihak swasta PT. Asiana Limbah Sampah”, terangnya (9/9/2025).
Selain itu, beberapa keluhan para pekerja yang berjumlah 14 orang diungkapkan. Ada beberapa keluhan disampaikan kepada awak media diantaranya, seringnya mati lampu yang berakibat tidak berfungsinya alat timbangan kendaraan yang masuk ke lokasi TPA dan sebagian jalan di dalam TPA masih berupa tanah, sehingga jika saat musim hujan tiba jalan tidak dapat dilewati.

“Seperti saat ini, listrik sedang mati jadi timbangan kendaraan tidak berfungsi, terpaksa kami catat secara manual. Dan jalan yang berupa tanah harusnya segera dicor, sebab kalau hujan tiba jalan itu tidak bisa dilewati, akibatnya truk-truk sampah harus mengantri panjang di jalan raya masuk TPA”, ujarnya.

Bukan hanya itu, terkait Alat Pelindung Diri (APD) bagi pekerja pun masih minim, hanya mendapatkan sepatu yang diberikan satu pasang dalam setahunnya. “Kami diberikan sepatu bot satu pasang dalam setahun, itupun kadang sudah jebol belum sampai satu tahun”.
Dampak lingkungan akibat kebakaran sampah akibat kemarau menimbulkan polusi udara di sekitar.
(Sam/Mul)








