Satgas Pangan Polres Batu Pantau Harga dan Stok Beras di Pasar Induk Among Tani
Kota Batu, Lingkarmedia.com – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Batu bersama sejumlah instansi terkait melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan dan harga beras di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya beras, tetap tersedia dengan harga yang wajar. Selain mengecek stok dan harga, petugas juga melakukan pengawasan terhadap mutu beras serta alur distribusinya di tingkat pedagang maupun distributor.
Pengecekan lapangan dipimpin langsung Kasatreskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin. Ia didampingi Kanit Unit III Pidter bersama sejumlah anggota, serta perwakilan dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskomperindag) Kota Batu dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu.
Sinergi lintas instansi ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gangguan pasokan maupun kenaikan harga bahan pokok yang dapat membebani masyarakat.
Petugas mendatangi sejumlah pedagang beras dan melakukan pengecekan terhadap salah satu distributor yang beroperasi di Pasar Induk Among Tani. Dari hasil pemantauan tersebut, kondisi ketersediaan beras di pasar dinilai masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kasatreskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, stok beras di Pasar Induk Among Tani masih dalam kondisi mencukupi. Harga beras juga relatif stabil, baik untuk jenis premium maupun medium.
“Hasil pengecekan dalam kegiatan ini, ketersediaan beras di Pasar Induk Among Tani mencukupi. Terkait harga masih terpantau stabil, baik untuk beras jenis premium maupun medium, termasuk ketersediaan beras SPHP,” ungkap AKP Zaenal.
Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pasokan beras di wilayah Kota Batu masih berjalan dengan baik. Namun, pengawasan tetap diperlukan untuk memastikan stabilitas tersebut dapat dipertahankan.
Selain memantau harga di tingkat pedagang, Satgas Pangan Polres Batu juga akan terus melakukan penelusuran terhadap jalur distribusi beras. Langkah tersebut penting untuk memastikan pasokan dari distributor hingga ke konsumen berjalan sesuai ketentuan.
Pengawasan distribusi juga menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya praktik yang dapat mengganggu kestabilan harga, seperti penimbunan, permainan harga, maupun penyimpangan dalam distribusi komoditas pangan.
AKP Zaenal menegaskan, Polres Batu bersama instansi terkait akan terus berkoordinasi dan melakukan pengawasan secara berkelanjutan. Pengawasan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga harga beras tetap berada dalam kisaran yang wajar dan sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Lihat juga: https://www.facebook.com/shar
Langkah ini sekaligus menjadi bentuk perlindungan kepada masyarakat agar kebutuhan pangan utama tetap dapat diperoleh dengan harga yang terjangkau.
Sementara itu, Ps. Kasi Humas Polres Batu Iptu M. Huda Rohman menyampaikan bahwa pemantauan terhadap harga dan ketersediaan bahan pangan akan terus dilakukan bersama organisasi perangkat daerah terkait.
Menurutnya, beras merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting bagi masyarakat. Karena itu, kestabilan harga dan ketersediaan pasokan perlu mendapatkan perhatian secara konsisten.
“Demi kestabilan harga beras sebagai kebutuhan pokok utama masyarakat, pemantauan akan selalu dilakukan dengan jadwal dan waktu yang tidak ditentukan, agar situasi pasar tetap terpantau ketat,” ujar Iptu M. Huda.
Lihat juga: https://x.com/LingkarMed
Ia menambahkan, pola pengawasan yang dilakukan secara rutin sekaligus mendadak diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi pasar secara lebih objektif. Petugas tidak hanya memantau harga yang tercantum di pasaran, tetapi juga melihat langsung kondisi stok dan aktivitas distribusi.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Batu berharap potensi gangguan terhadap pasokan dan harga beras dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum juga diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dalam menjaga ketahanan pangan di Kota Batu. Stabilitas harga bahan pokok menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan kondisi pasar yang sehat.
Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k
Hasil pemantauan di Pasar Induk Among Tani pada Selasa (8/9/2026) menunjukkan bahwa ketersediaan beras masih mencukupi dan harga terpantau stabil. Meski demikian, Satgas Pangan Polres Batu memastikan pengawasan tidak akan berhenti pada satu kali pemeriksaan.
Pemantauan akan terus dilakukan secara berkala dengan waktu yang tidak selalu ditentukan. Dengan demikian, kondisi stok, harga, mutu, serta distribusi beras di wilayah hukum Polres Batu dapat terus terpantau.
Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia, harga tetap terjangkau, serta mencegah adanya pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara yang dapat merugikan masyarakat.
Satgas Pangan Polres Batu bersama instansi terkait pun mengajak seluruh pelaku usaha dan pedagang untuk ikut menjaga kelancaran distribusi serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas harga pangan di Kota Batu.
Penulis: Samsu








