MBATU SAE Cup BFL 2026 Ditutup, Nurochman Dorong Futsal Pelajar Kota Batu Semakin Berprestasi
Kota Batu, Lingkarmedia.com – Gelaran MBATU SAE Cup Pre Season Batu Futsal League (BFL) 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama lima hari, 2–6 September 2026. Penutupan kompetisi futsal pelajar tersebut dilakukan di GOR Gajahmada Kota Batu, Minggu (6/9/2026).
Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto hadir dalam penutupan sekaligus menyerahkan trofi dan penghargaan kepada para juara dari masing-masing kategori.
Kompetisi tersebut menjadi salah satu wadah bagi pelajar Kota Batu untuk mengembangkan kemampuan di bidang olahraga, khususnya futsal. Selama pertandingan berlangsung, antusiasme para pemain maupun suporter terlihat mewarnai jalannya kompetisi.
BFL 2026 mempertemukan tim-tim pelajar dalam empat kategori, yakni SMP Putra, SMP Putri, SMA Putra, dan SMA Putri. Persaingan antar tim berlangsung cukup menarik karena masing-masing peserta berupaya menunjukkan kemampuan terbaik untuk menjadi juara.
Wali Kota Batu Nurochman memberikan apresiasi terhadap seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi dengan semangat. Ia juga mengapresiasi dukungan para suporter yang ikut menciptakan atmosfer pertandingan menjadi lebih meriah.
Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==
Menurut Nurochman, keberadaan kompetisi olahraga seperti BFL penting untuk memberikan ruang kepada generasi muda agar dapat menyalurkan minat dan bakat mereka secara positif.
“Harapannya nanti di akhir tahun semakin meriah, anak-anak semakin bagus bermainnya, suporternya semakin keren, dan semakin banyak yang mencetak gol,” ujar Nurochman.
Estiba dan Masenaba Raih Gelar Juara
Dalam kompetisi tersebut, sejumlah tim berhasil keluar sebagai juara di masing-masing kategori.
Pada kategori SMP Putri, Estiba berhasil meraih posisi pertama. Sementara Mudeba harus puas berada di posisi kedua setelah melalui rangkaian pertandingan dalam kompetisi tersebut.
Lihat juga: https://www.facebook.com/shar
Untuk kategori SMP Putra, Masenaba berhasil menjadi juara pertama. Posisi kedua ditempati Speza yang juga menunjukkan performa kompetitif sepanjang turnamen.
Sementara itu, kategori SMA Putri berhasil dimenangkan Smanta. Smiba menjadi juara kedua dalam kategori tersebut.
Pada kategori paling senior, yakni SMA Putra, Audams keluar sebagai juara pertama. Speza kembali meraih posisi kedua.
Selain memberikan penghargaan kepada tim-tim yang berhasil menjadi juara, panitia juga memberikan apresiasi individual kepada pemain yang tampil produktif dalam mencetak gol.
Penghargaan pencetak gol terbanyak diberikan kepada Nino Galih dari Sneba FC untuk kategori SMP Putra. Kemudian, penghargaan serupa untuk kategori SMA Putri diberikan kepada Andhin dari Smanta.
Sementara pada kategori SMA Putra, penghargaan pencetak gol terbanyak diraih oleh Nopung 10.
Lihat juga: https://x.com/LingkarMed
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi para pemain selama kompetisi. Selain mendorong persaingan sehat antarpemain, penghargaan individu juga diharapkan dapat memotivasi para pelajar untuk terus meningkatkan kemampuan mereka.
Wadah Pembinaan Atlet Muda
Nurochman berharap kompetisi futsal pelajar di Kota Batu tidak berhenti pada penyelenggaraan BFL 2026. Ia ingin turnamen semacam ini terus dikembangkan sehingga semakin banyak pelajar memiliki kesempatan untuk bertanding dan mengasah kemampuan.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi salah satu sarana penting dalam membangun karakter generasi muda. Melalui kompetisi, para pemain tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga belajar mengenai kedisiplinan, kerja sama tim, sportivitas, serta menghargai lawan.
Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k
Kompetisi futsal juga dapat menjadi salah satu jalur untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial dari Kota Batu.
Dengan semakin banyaknya turnamen yang digelar secara berkelanjutan, kemampuan para pemain muda diharapkan dapat berkembang. Mereka pun memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan meningkatkan mental kompetitif.
Nurochman berharap gelaran berikutnya dapat berlangsung lebih meriah dengan melibatkan lebih banyak tim dan dukungan suporter. Ia juga berharap kualitas permainan para peserta semakin meningkat sehingga mampu melahirkan atlet futsal yang dapat membawa nama baik Kota Batu di tingkat yang lebih tinggi.
Penutupan MBATU SAE Cup Pre Season BFL 2026 pun menjadi penanda berakhirnya rangkaian kompetisi sekaligus menjadi awal bagi pembinaan futsal pelajar berikutnya.
Pemerintah Kota Batu berharap semangat olahraga yang telah tumbuh melalui kompetisi tersebut dapat terus dipelihara. Dengan dukungan sekolah, komunitas olahraga, pelatih, orang tua, suporter, dan pemerintah daerah, futsal pelajar di Kota Batu diharapkan semakin berkembang dan mampu mencetak generasi muda yang berprestasi serta menjunjung tinggi sportivitas.
Penulis: Samsu








