Pembentukan SaKo Daya, Upaya Pemberdayaan Komunitas Inklusi Di Tingkat Sekolah
Kota Batu, – Dalam rangka pengarusutamaan isu disabilitas kepada semua sektor Komunitas Nasional Disabilitas ( KND ) Kota Batu bersama Forum Inklusi Kota Batu ( FIK ) dan Kamabigus Gudep Teritorial Pangkalan Lingkar Sosial Indonesia berkunjung ke Kantor Kwartir Cabang ( Kwarcab ) Gerakan Pramuka Kota Batu jalan Simpang Imam Bonjol Atas Nomor 4 Kota Batu pada Sabtu ( 2/11/2024 ).
Kedatangan rombongan KND tersebut menindak lanjuti kerjasama yang telah terjalin antara KND dengan Kwartir Nasional ( Kwarnas ) Gerakan Pramuka terkait pembentukan Satuan Komunitas Pramuka Disabilitas Berdaya ( Sako Daya ).

Menurut Komisioner KND Kikin P. Tarigan S, pembentukan Sako Daya dimulai dari pembentukan di tingkat 1 Kwarcab dengan 5 Gugus Depan ( Gudep ) yang memiliki Sako dan tingkat 1 Kwarda yang membawahi 5 Kwarcab hingga tingkat Kwarnas dengan 5 Kwarda , hal ini sesuai Petunjuk Arahan ( Jukran ) nomor 177 tahun 2012.
” Sesuai arahan dari kwartir nasional diharapkan mekanisme tersebut sesuai dengan jukran atau petunjuk penyelenggaraan dimana pembentukan satuan komunitas terbentuk dari tingkat basis yaitu gugus depan hingga sampai kwartir cabang dan juga kwartir daerah “, ujar Kikin.

” Kedatangan kami ke Kwartir cabang ini diterima dengan baik dan pada prinsipnya kwartir cabang menerima dan mendorong, membolehkan upaya – upaya tersebut “, tambahnya.
Menurutnya, gerakan Pramuka merupakan gerakan yang inklusif dimana a semua orang dan suku bangsa, agama masuk dalam gerakan pramuka, sehingga pembentukan Sako dapat melalui gugus depan – gugus depan yang ada di tingkat sekolahan.
” Saat memang susah ada Pramuka di sekolah disabilitas SLB maupun di sekolah – sekolah reguler tetapi bagi adek – adek kami, anak – anak kami yang biasanya setelah SLB tidak ada aktivitas nya atau bahkan di daerah – daerah yang pinggir tidak ada SLB sehingga tidak bisa sekolah. Kita beranggapan gerakan Pramuka ini gerakan yang mengembangkan karakter, kepribadian, jejaring itu ada di situ “, ulas Kikin.
Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Batu menyambut baik kedatangan rombongan KDN. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Abdimas Humas Kwarcab Kurman Biantoro .
” Kami menyambut baik atas kedatangan teman – teman komisioner disabilitas nasional bersama penggerak disabilitas yang ada di malang raya. Pada dasarnya kami sekarang ini ada lebih dari dua puluh gugus depan sekolah yang mempunyai anak – anak inklusi, dasar itulah teman – teman penggerak inklusi ini akan mendirikan gugus depan ” ungkap Biantoro.
Sementara itu Ken Kerta dari Kamabigus Gudep Teritorial Pangkalan Lingkar Sosial Indonesia menyampaikan, ” kami ingin mengembangkan satuan komunitas disabilitas berdaya atau Sako Daya bersama KND, Kwarcab Kota Batu dan FIK. Sako ini adalah sebuah komunitas Pramuka yang memiliki anggota gudep – gudep yang bertujuan sama memiliki aspirasi selaras “.

” Sako Daya nanti anggotanya anggotanya gedup teritorial terus komunitas, kemudian gudep dari sekolah inklusi dan gudep dari SLB. Dengan adanya Sako inii nantinya kita akan banyak mengembangkan program – program yang sifatnya peningkatan live skill dan juga pengembangan bakat serta minat “, pungkas Ken Kerta.
Ji








