KPK Lakukan OTT di Ponorogo, Bupati Diamankan
Ponorogo, lingkarmedia.com – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang digelar di Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (7/11/2025).
Ini menjadi OTT ketujuh yang digelar KPK pada 2025 atau berselang empat hari setelah lembaga anti rasuah itu menangkap Gubernur Riau Abdul Wahid.
Benar, salah satu pihak yang diamankan Bupati Ponorogo,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat (7/11/2025).
Lebih lanjut, Budi mengatakan tim KPK saat ini masih berada di lapangan dalam rangkaian OTT tersebut.
KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari bupati Ponorogo tersebut.
7 OTT KPK pada 2025:
1. KPK melakukan OTT dan menjaring anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yakni pada Maret 2025.
2. Pada Juni 2025, OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut, dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.
3. OTT selama 7-8 Agustus 2025, di Jakarta; Kendari, Sulawesi Tenggara; dan Makassar, Sulawesi Selatan. OTT tersebut terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
4. OTT di Jakarta pada 13 Agustus 2025, mengenai dugaan suap terkait dengan kerja sama pengelolaan kawasan hutan.
5. Pada 20 Agustus 2025, OTT terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan yang melibatkan Immanuel Ebenezer Gerungan selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada saat itu.
6. OTT terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid pada 3 November 2025, yakni mengenai dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2025.
7. OTT terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
KPK belum mengungkap secara detail kronologi serta pihak lainnya yang diamankan dalam OTT ini.
Tim
Redaksi








