Istri Ayatollah Ali Khamenei Dilaporkan Gugur Terkena Serangan Israel-AS

IMG-20260303-WA0195

LINGKARMEDIA.COM – Kabar duka kembali menyelimuti Republik Islam Iran. Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh, istri dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026). Mansoureh mengembuskan napas terakhirnya setelah sempat berjuang melewati masa kritis akibat luka-luka berat yang dideritanya.

Media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh sempat jatuh koma sejak serangan udara besar-besaran dimulai pada Sabtu (28/2/2026). Serangan terkoordinasi yang menargetkan objek-objek strategis di Teheran tersebut menandai eskalasi konflik paling signifikan di kawasan Timur Tengah dalam beberapa dekade terakhir.

Kepergian Bagherzadeh menambah daftar panjang korban dalam insiden yang mengguncang stabilitas kawasan Timur Tengah tersebut.

Media Pemerintah Iran, Press TV, secara resmi melaporkan Bagherzadeh mengembuskan napas terakhirnya akibat luka-luka fatal yang dideritanya.

Luka tersebut merupakan dampak langsung dari serangan gabungan yang dilancarkan oleh kekuatan militer Amerika Serikat dan Israel di jantung kota Teheran pada akhir Februari lalu.

Dalam laporannya, Press TV menyebutkan bahwa istri Imam Khamenei tersebut telah “mencapai kesyahidan”.

Lahir dari latar belakang yang religius, Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh menikah dengan Ali Khamenei pada tahun 1964. Selama lebih dari setengah abad mendampingi sang suami, ia dikenal sebagai sosok yang sangat menjaga privasi dan jarang muncul dalam acara-acara kenegaraan yang bersifat seremonial.

Bersama Khamenei, ia memiliki enam orang anak. Meskipun suaminya memegang otoritas politik dan agama tertinggi di Iran sejak tahun 1989, Mansoureh memilih untuk tetap berada di luar sorotan publik, menjalankan peran domestik yang tenang di tengah hiruk-pikuk politik global.

Kematian pasangan simbolis Iran ini diprediksi akan mengubah peta geopolitik di kawasan tersebut secara drastis, mengingat posisi Khamenei yang selama ini menjadi pusat gravitasi kekuasaan di Iran.

 

Penulis: Tim Ekopol

Editor: Ramses