Koperasi Merah Putih Provinsi Maluku Lakukan Konsolidasi Penguatan

IMG-20251128-WA0207

LINGKARMEDIA.COM – Koperasi Desa Merah Putih Provinsi Maluku melakukan konsolidasi penguatan di penghujung Tahun 2025. Konsolidasi ini dibuka Wakil Gubernur Maluku di Hotel Santika, Ambon, pada hari Senin (20/10/2025). Pertemuan strategis ini bertujuan utama untuk memperkuat struktur, tata kelola, dan efektivitas organisasi koperasi di tingkat akar rumput sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Wagub dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif Dinas Koperasi Provinsi Maluku yang telah menginisiasi konsolidasi ini dalam upaya memperluas wawasan peserta untuk mengoptimalkan pengelolaan roda organisasi Koperasi Merah Putih.

“Konsolidasi ini bukan sekadar forum administratif, melainkan juga untuk menyamakan pandangan dan strategi antar daerah dalam membangun koperasi yang mandiri dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Wakil Gubernur menjelaskan, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan agenda prioritas nasional yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sejak terpilihnya beliau. Program ini ditargetkan untuk diterapkan secara menyeluruh di seluruh provinsi di Indonesia.

Hari ini, seluruh provinsi di Indonesia tengah melakukan konsolidasi guna mematangkan dan memperkuat struktur organisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” jelasnya.

Ia menambahkan, program ini memiliki potensi besar membangkitkan ekonomi kerakyatan melalui sistem koperasi modern dengan sektor-sektor strategis seperti pertanian, perikanan, perdagangan dan industri kecil menengah.

Vanath juga menegaskan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran besar untuk mendukung keberhasilan program ini, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat bawah. Ia menambahkan, kebutuhan anggaran untuk menjalankan organisasi ini dari berbagai sektor diperkirakan mencapai ratusan triliun rupiah.

Menyoroti besarnya program ini, Vanath juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran besar untuk mendukung keberhasilan program. Kebutuhan anggaran untuk menjalankan organisasi ini dari berbagai sektor diperkirakan mencapai ratusan triliun Rupiah.

“Kita harus mempersiapkan segala kebutuhan agar penggunaan anggaran sebesar ini dapat berjalan efektif dan mencapai tujuan yang diharapkan. Saya ingatkan, Koperasi Merah Putih adalah program prioritas nasional,” tegas Vanath mengutip arahan Mendagri.

Vanath juga menggarisbawahi latar belakang utama pembentukan Koperasi Merah Putih berakar pada rendahnya akses masyarakat terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan mikro lainnya. Ia menilai, kehadiran koperasi yang kuat dan terstruktur, masyarakat dapat lebih mudah mengakses modal dan membangun usaha secara berkelanjutan.

Acara konsolidasi ini juga diisi dengan sesi pemaparan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI terkait desain kelembagaan, mekanisme pengawasan, serta strategi penguatan kapasitas pengurus koperasi di daerah. Selain itu, dilakukan pembentukan forum komunikasi antar-Koperasi Merah Putih se-Maluku sebagai wadah koordinasi berkelanjutan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku ini merupakan langkah strategis dalam mematangkan implementasi Koperasi Desa Merah Putih, sebuah program prioritas nasional yang digagas langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan kini tengah serentak dimatangkan di seluruh Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, dilakukan pula pembentukan Forum Komunikasi antar-Koperasi Merah Putih se-Maluku sebagai wadah koordinasi dan sinergi berkelanjutan demi memastikan program ini berjalan optimal di Bumi Seribu Pulau.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/kota, salah satunya di Kabupaten Kepulauan Aru yang diikuti 119 Ketua Kopdes dan 119 Kepala Desa se-kabupaten Kepulauan Aru. Dimana kegiatan tersebut digelar selama 3 hari dari 26 hingga 28 November 2025.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kepulauan Aru, Primus B. Let Let.SP,MH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada para peserta yang hadir.

” Kami atas nama pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada bapak ibu sekalian yang telah berkenan mengikuti pelatihan ini”, ungkap Primus.

Primus berharap pelatihan ini dapat memberikan bekal kepada peserta. “Kami sangat berharap, materi yang disampaikan para narasumber bisa jadi bekal bapak ibu sekalian ketika kembali ke desa”.

Penulis: Victor

Editor: Panji