Puan Soroti 7 PMI Meninggal di Kamboja, Sistem Perlindungan Perlu Diperkuat

Messenger_creation_7B51A753-D889-4895-98B5-8E1FA1ADBFA4

Jakarta, lingkarmedia.com – Ketua DPR Puan Maharani menyoroti kasus meninggalnya 7 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sumatera Utara (Sumut) di Kamboja sepanjang tahun 2025.

Korban PMI diduga TPPO melalui jalur non-prosedural, modus digital semakin kompleks.

Negara wajib hadir lindungi PMI, perkuat koordinasi, dan tindak tegas sindikat TPPO.

Puan menilai, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa sistem perlindungan bagi pekerja migran Indonesia masih menghadapi banyak tantangan dan perlu segera diperkuat.

“Data dari Sumatera Utara ini hanyalah salah satu contoh. Kami meyakini masih banyak daerah lain yang menghadapi persoalan serupa. Ini menunjukkan bahwa sistem perlindungan kita perlu diperkuat secara menyeluruh,” ujar Puan Maharani dalam keterangannya, Kamis (16/10/2025).

Bahkan, kata Puan, banyak calon pekerja migran yang dijanjikan pekerjaan legal, tapi justru mengalami penipuan, penahanan paspor, tidak dibayar gaji, hingga tekanan kerja yang berat,

“Setiap nyawa yang hilang akibat praktik ini adalah bukti nyata bahwa negara harus hadir secara optimal untuk melindungi warganya, Kita tidak bisa lagi menunggu laporan atau kasus menjadi viral sebelum bertindak,” tegasnya.

Penulis : Ramses

Editor : Samsu