Mengurai Kemacetan Dibutuhkan Sinergitas Malang Raya

IMG-20250320-WA0218

Kota Batu, lingkarmedia.com –  Dalam rangka kesiapan angkutan Lebaran Hati Raya Idul Fitri 1446 H/2025 , Dishub Kota Batu bekerjasama dengan Pemerintah Kota Batu, Satlantas Polres Batu, Dinas PUPR dan Jasa Raharja menggelar Forum Lalu Lintad Dan Angkutan Jalan (FLLAJ) tahap satu menjelang Lebaran. FLLAJ dilaksanakan di Hotel Purnama Batu pada Kamis (20/3/2025) siang.

Nampak hadir dalam FLLAJ, Wakil Wali Kota Batu, Asisten 2 , Forkopimda, Ketua PHRI, Ketua APMPU Kota Batu,  Kasatlantas Polres Batu, Dishub Kabupaten Malang, Kepala UPT3LLAJ Malang Dishub Provinsi Jawa Timur, Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Malang, Kepala Perwakilan Jasa Raharja Malang, serta seluruh Kepala Seksi Dishub.

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto SH dalam sambutannya yang sekaligus membuka rapat FLLAJ, berharap sinergi Malang raya dapat terjalin. ” Ini kalau terjadi sinergi Malang Raya maka perekonomian akan berkembang baik. Saya berharap dengan FLLAJ ini dapat memberikan masukan kepada Pemerintah Kota “.

Kepada awak media, Wakil Wali Kota menegaskan, ” saya berharap ada sinergitas Malang Raya, karena jawabannya untuk mengurai kemacetan harus ada sinergitas antara Malang Raya yakni Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang. Tanpa itu mungkin masih sulit untuk mencari solusi. Mudah-mudahan dengan terjalinnya komunikasi di Malang Raya ini dapat menjawab kemacetan yang ada di Kota Batu “.

Heli Suyanto berharap dengan dibukanya akses jalan baru Purwosari menuju Kota Batu yang sudah direncanakan, baik secara sosial ekonomi dapat berdampak. ” Saya yakin setelah dibuka, maka wilayah Singosari atas, maka ekonomi masyarakat di sana akan terangkat. Bukan hanya kota Batu saja yang mendapatkan manfaatnya akan tetapi Malang Raya “.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu, Hendry Suseno, SP., MM kepada awak media menyampaikan bahwa FLLAJ dikhususkan pada sinergi dan kolaborasi OPD terkait di bawah komando Polres dan TNI. ” Kita akan bersinergi dan akan support terhadap persiapan libur Idul Fitri, memang ini ada 2 moment yakni libur panjang Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi “.

Hendry Suseno menambahkan, pada 2024 dan 2025 di bulan Januari terjadi peningkatan jumlah wisatawan yang masuk ke Kota Batu hingga mencapai  17,15%. ” Adanya tambahan shuttle bus dan shuttle wisata, serta kantong parkir juga diperlukan oleh pemerintah Kota Batu dalam rangka menyamankan wisatawan yang hadir. Seperti yang disampaikan wakil walikota harus ada sinergitas Malang Raya, semoga segera terwujud “.

Menurut Kadishub, kantong parkir sangat membantu guna mengurai kemacetan yang terjadi. ” Kantong parkir akan meringankan kita dalam mengurai kemacetan di Kota Batu “.

(Ji)