Musrenbang Kecamatan Junrejo, Pembangunan Gedung Kecamatan Jadi Skala Priotas
Kota Batu, lingkarmedia.com – Kecamatan Junrejo Kota Batu melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Gedung BBPG Desa Pendem pada Rabu (26/2/2025) siang.
Hadir pada Musrenbang diantaranya, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, SH MH, Camat Junrejo Parman, SP, Sekda Kota Batu Drs Dzadim Efisiensi, anggota DPRD Kota Batu antara lain Ludi Tanarto, S.P. (F PKS), Sampurno (F PDIP), Agung Sugiono (F Gerindra), Kukuk Kusbianto (F PDIP), Sudiono (F PKB), Bambang Sumarto, S.Sos. (F Golkar) dan Budi Rianto (F PKS), Plt. Bapelitbangda Kota Batu Drs. Eko Suhartono, MM, serta Kepala Desa dan Lurah di wilayah Kecamatan Junrejo.
Camat Junrejo Parman, SP dalam laporannya menyampaikan, ” Musrenbang Junrejo adalah proses penggalian usulan dari masyarakat menjadi usulan prioritas yang diusulkan kepada pemerintah “.
Sebelumnya, usulan dalam Musrenbang saat ini merupakan usulan-usulan dari tingkat desa dan kelurahan yang dilaksanakan mulai 13 September 2024 hingga 18 Februari 2025. Sedang pelaksanaan pra Musrenbang dilaksanakan pada 19 Februari belum lama ini.

” Ada 109 usulan prioritas yang dibahas dalam pra musrenbang, terdiri dari 3 usulan skala prioritas yakni , pembangunan gedung Kecamatan Junrejo, pembangunan Posramil serta peningkatan jalan, drainase jalan alternatif mulai gapura perbatasan Junrejo – Sumbersekar sampai dengan perbatasan Desa Tlekung – Desa Oro-oro Ombo ,” ungkap Camat Junrejo.
Adapun usulan prioritas dari tiap desa dan kelurahan diantaranya, Desa Torongrejo mengusulkan pembangunan plengsengan Krapyak sampai dengan Dengkolem – jalan tembus Giripurno dengan rencana anggaran sebesar 30 milyar. Usulan Desa Beji, pembangunan jaringan HIPAM air minum RW 04 Dusun Jambe Rejo dengan rencana anggaran sebesar 500 juta.
Desa Mojorejo mengusulkan pembangunan jembatan baru jalan Mojoasri RT 019 RW 002 Dusun Kajang dengan rencana anggaran 450 juta. Desa Junrejo mengusulkan pembangunan saluran drainase RW 01 sampai perbatasan Desa Tlekung dengan rencana anggaran sebesar 300 juta.
Usulan skala prioritas dari Desa Pendem, pembangunan saluran drainase jalan Tegalgondo dengan rencana anggaran 65 juta. Desa Tlekung mengusulkan pembangunan tandon air bersih dan pipanisasi Dusun Krajan RT 3 RW 5, dengan rencana anggaran 750 juta. Sedangkan Kelurahan Dadaprejo mengusulkan pembangunan drainase (U-Ditch) 600/600 Dudun Areng dan Dadaptulis Dalam, dengan rencana anggaran 6,5 milyar.

Pada kesempatan berbeda Plt. Bapelitbangda Kota Batu Drs. Eko Suhartono, MM menyampaikan tentang adanya usulan desa yang tidak terealisasi. ” Kadang pada rapat desa, sudah berapa kali usulan desa tidak terealisasi, yang pada kenyataannya jumlah usulan kalah dengan pokir dari anggota dewan. Hari ini kita duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan ini “.
Wakil Ketua II DPRD Kota Batu Ludi Tanarto, SP mengatakan, ” Musrenbang ini merupakan forum musyawarah komunikasi antara masyarakat dengan pemangku kebijakan, yang nantinya dapat mengadopsi permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat sehingga dapat dibuat program dan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat “.
Ludi Tanarto menambahkan, musrenbang dilaksanakan untuk mencari data bentuk-bentuk aspirasi masyarakat. ” Perencanaan ini bisa melalui musrenbang, bisa pokir melalui reses, bisa juga melalui komunikasi-komunikasi dengan SKPD yang nanti menjadi program dinas “.
Wakil Ketua DPRD ini juga menyampaikan kesiapan anggota dewan dari dapil Junrejo untuk menampung aspirasi masyarakat setiap saat.
(Ji)








