Ikhwan Hadi, Kabag Hublang Resmi Jadi Pjs Direktur Perumdam Among Tirto
Kota Batu – Setelah selesainya periode kepemimpinan Edy Sunaedi sebagai Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu, jabatan direktur badan usaha milik daerah ( BUMD) diserahkan kepada pejabat sementara sambil menunggu direktur yang baru. Serah terima jabatan dilaksanakan di gedung Perumdam Among Tirto Kota Batu pada Jum’at (32/1/2025).
Sebelumnya, Edy Sunaedi yang akrab dengan sapaan Edy Sokek telah memimpin Perumdam selama 9 tahun dari 2016 hingga 2024. Posisi direktur saat ini diserahkan terimakan kepada pejabat sementara (Pjs) Direktur Perumdam Ikhwan Hadi alias Bedong.
Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Batu nomor: 188.45/3/KEP/35.79.112/2025 tentang Penunjukan Pejabat Sementara Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Among Tirto, Ikhwan Hadi menjabat selama paling lama 6 bulan terhitung sejak 5 Januari 2025.
Acara Sertijab jug dihadiri, Asisten Daerah Zadim Efisiensi mewakili PJ Wali Kota Batu, Asisten ekonomi dan pembangunan Sugeng Pramono, jajaran direksi Perumdam Among Tirto, Ketua Pemuda Pancasila Kota Batu serta Kepala Desa Beji.
Sebagai pejabat sementara, Ikhwan Hadi dalam sambutannya menyampaikan selama 9 tahun kepemimpinan Edy Sunaedi, Perumdam Among Tirto mengalami kenaikan jumlah pelanggan.

Ikhwan Hadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Hubungan Pelanggan (Hublang) ini memberikan apresiasi kepada Edy Sunaedi atas kerjanya selama menjabat direktur Perumdam periode 2019-2024. Dirinya mengaku selama kepemimpinan Edy Sunaedi, Perumdam yang sebelumnya memiliki pelanggan sejumlah 9000 mengalami kenaikan mencapai hampir 20.000 pelanggan.
” Saya ingat betul dari pelanggan hanya di angka 9000, sekarang menjadi hampir di angka 20.000 itu suatu progres besar yang diberikan panjenengan kepada kami. Dan itu menjadi tantangan bagi kami sebagai pejabat sementara bisa tidaknya minimal memajukan juga semacam panjenengan,” ungkap Ikhwan Hadi.
Dirinya juga mengungkapkan persoalan yang dihadapi perumdam selama ini selama 2024 dimana kapasitas sumber daya air menurun. ” Setiap tahun sumber air semakin lama semakin turun, ini bukan hanya karena iklim panasnya, cuma pengaruh lainnya yang mempengaruhi Perumdam tidak mampu menjawabnya “.
” Mungkin persoalan kebijakan yang kurang pas yang akhirnya berdampak makin parahnya debit mata air yang ada. Seperti alih fungsi hutan untuk pemukiman, wisata dan mungkin regulasi tentang sumur bor dan semuanya itu berdampak besar ,” ujar Ikhwan Hadi.
Sementara, dalam kesempatan berbeda, Edy Sunaedi menyampaikan, pergantian pejabat BUMD merupakan hal yang lazim dan biasa terjadi di dalam rotasi pergantian pejabat pemerintahan Kota Batu terutama di BUMD sebagaimana diatur dalam PP 54 tahun 2017 yang mengatur masa bakti pejabat BUMD selama 5 tahun.

Edy Sunaedi mengatakan, “Alhamdulillah kita bisa menjalani, melakukan tugas-tugas kita, kewajiban-kewajiban kita di dalam pelayanan air di masyarakat. Selama 9 tahun bergerak bersama-sama, berkumpul bersama-sama dengan sebuah kekuatan besar yang kita lakukan bersama dengan jargon seduluran se lawase, ini kekuatan yang luar biasa. Tanpa kekompakan, tanpa seduluran yang kita bangun bersama-masa, kita nonsend untuk mencapai titik yang kita lakukan bersama-sama “.
Ditambahkannya, berdasarkan berita dari Kemendagri, sesuai hasil audit kinerja, Perumdam Among Tirto mendapat urutan ke 23 sse Jawa Timur pada 2023. ” Alhamdulilah di hasil audit kinerja 2024 berdasarkan surat keputusan Kemendagri nomor 47 tahun 1999 dari rangking 23 SE Jawa Timur, kita sekarang masuk 10 besar se Jawa Timur “.
(Ji)








