HUT Perumda Tirta Kanjuruhan ke-45, Bupati Malang Dorong Perluasan Layanan Air Bersih

IMG_20260603_161329

LINGKARMEDIA.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam meningkatkan pelayanan air bersih sekaligus mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dalam rangkaian peringatan tersebut, Bupati Malang HM Sanusi secara resmi membuka pelatihan calon pimpinan direksi yang digelar di lingkungan Perumda Tirta Kanjuruhan, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri jajaran direksi, pegawai Perumda Tirta Kanjuruhan, serta perwakilan perusahaan daerah air minum dari sejumlah daerah di Jawa Timur. Momentum HUT ke-45 ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan perusahaan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan masa depan pelayanan air minum di Kabupaten Malang.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/gus-iqdam-apresiasi-dedikasi-kombes-putu-kholis-untuk-korban-kanjuruhan/

Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih Perumda Tirta Kanjuruhan selama empat setengah dekade terakhir. Menurutnya, perusahaan daerah tersebut terus menunjukkan peningkatan kinerja melalui berbagai inovasi dan transformasi pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Perumda Tirta Kanjuruhan telah menunjukkan banyak prestasi dan peningkatan kinerja melalui berbagai inovasi, termasuk pengembangan sistem pelayanan berbasis teknologi informasi dan Smart Operation Center. Semua itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sanusi.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Ia menjelaskan, salah satu program strategis yang saat ini tengah dijalankan adalah proyek nasional penyediaan air minum yang bertujuan memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Malang yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Menurut Sanusi, pemerintah daerah bersama Perumda Tirta Kanjuruhan memprioritaskan pembangunan jaringan dan sambungan rumah baru di sejumlah kecamatan yang rawan kekeringan dan berada di kawasan terpencil.

“Penambahan sambungan air bersih diprioritaskan untuk daerah-daerah terpencil seperti Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Bantur, Pagak, Donomulyo, dan Kalipare. Kami berharap seluruh program tersebut dapat selesai pada 2027 hingga 2028,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagian wilayah saat ini sudah mulai merasakan manfaat dari program tersebut. Kecamatan Gedangan menjadi salah satu daerah yang telah memperoleh layanan air bersih melalui pengembangan jaringan yang dilakukan pemerintah daerah bersama Perumda Tirta Kanjuruhan.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Sementara itu, pada tahun 2026 ini pengembangan jaringan akan difokuskan di Kecamatan Pagak sebagai bagian dari upaya memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat.

“Daerah-daerah yang selama ini mengalami kekeringan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Enam kecamatan tersebut menjadi fokus kami agar masyarakat memperoleh akses air bersih yang lebih baik,” katanya.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan air minum, Sanusi juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas SDM sebagai faktor utama dalam mendukung keberhasilan perusahaan daerah.

Menurutnya, peningkatan kompetensi pegawai menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM agar seluruh pelaksanaan tugas di Perumda Tirta Kanjuruhan berjalan sesuai aturan, ketentuan, dan target yang telah ditetapkan perusahaan,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, H. Syamsul Hadi, menjelaskan bahwa peringatan HUT ke-45 tahun ini dirancang melalui tiga kegiatan utama yang mencerminkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan peningkatan kompetensi pegawai.

“Kami memiliki tiga pilar kegiatan dalam peringatan HUT tahun ini. Pertama, membangun kebersamaan melalui kegiatan outbound. Kedua, melaksanakan bakti sosial. Ketiga, meningkatkan kompetensi SDM melalui pelatihan bersertifikasi,” kata Syamsul Hadi.

Ia mengungkapkan, kegiatan sosial telah dilaksanakan sebelumnya di Kecamatan Gedangan. Dalam kegiatan tersebut, Perumda Tirta Kanjuruhan menyembelih satu ekor sapi dan mendistribusikan daging kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Perumda Tirta Kanjuruhan tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan administrasi dan penyediaan air minum, tetapi juga memiliki fungsi sosial bagi masyarakat,” ujarnya.

Puncak rangkaian HUT ke-45 ditandai dengan pembukaan pelatihan calon pimpinan direksi yang diikuti oleh puluhan peserta. Program ini menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam mempersiapkan regenerasi kepemimpinan yang kompeten dan profesional.

Pelatihan tersebut berlangsung selama tiga hari dengan materi yang berfokus pada manajemen perusahaan air minum, tata kelola organisasi, kepemimpinan, serta pengembangan bisnis. Para peserta nantinya juga akan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Pelatihan ini tidak sekadar belajar. Setelah mengikuti materi, peserta akan diuji untuk memastikan mereka memahami manajemen air minum dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan,” jelas Syamsul.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya kaderisasi yang berkelanjutan guna menyiapkan calon pemimpin masa depan yang mampu melanjutkan pengembangan Perumda Tirta Kanjuruhan.

“Kami tidak mungkin selamanya menjadi direksi. Karena itu, kami menyiapkan kader-kader terbaik yang nantinya dapat melanjutkan pengembangan dan kemajuan Perumda Tirta Kanjuruhan,” tegasnya.

Pelatihan calon pimpinan direksi ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari 24 pegawai Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang serta peserta dari Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Probolinggo. Kehadiran peserta lintas daerah tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antar perusahaan daerah air minum sekaligus meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat di berbagai wilayah Jawa Timur.

 

Penulis: Putra

Editor: Samsu