Wamentrans Viva Yoga Terima Kunjungan Bupati Semula

IMG_20250614_182053

Jakarta, lingkarmedia.com – Sejak 1979 hingga 1989, pemerintah massif melakukan program transmigrasi di Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. Program transmigrasi itu mampu mengembangkan lahan-lahan kosong menjadi lahan produktif di sektor pertanian. Sebagai wilayah yang berhadapan dengan Samudera Hindia, daerah ini juga menghasilkan potensi budi daya laut yang menjanjikan.

Dalam perjalanan waktu, program transmigrasi yang dilakukan di Bengkulu Selatan bagian utara itu berhasil menjadi kawasan pertumbuhan baru sehingga pada 2003 dimekarkan menjadi Kabupaten Seluma. Dari catatan yang ada, 14 kecamatan yang ada di Seluma, 12 di antaranya adalah kawasan transmigrasi.

Untuk lebih memberdayakan Seluma, Bupati Seluma, Teddy Rahman bersama Wakil Bupati Gustianto serta kepala dinas terkait melakukan audensi dengan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Gedung C, Komplek Kantor Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, (13/6/2025).

Usai pertemuan, Viva Yoga  kepada awak media menyampaikan banyak hal yang dibahas dalam pertemuan itu.

Sebagai kabupaten produk transmigrasi, potensi yang ada di Seluma perlu terus dikembangkan. Dikatakan di kabupaten yang beribu kota di Pasar Tais itu selain sebagai produsen beras juga berkembang budi daya kepiting bakau. “Budi daya kepiting ini dikembangkan dengan model apartemen (ruang-ruang bersusun)”, tuturnya.

Besarnya potensi Seluma perlu terus didorong guna memberdayakan perekonomian masyarakat hingga menjadi daerah pertumbuhan ekonomi dari kawasan transmigrasi. “Kementerian Transmigrasi akan men-suport Seluma”, ujarnya.

Viva Yoga mengungkapkan kehadiran Teddy Rahman ke Jakarta juga dalam rangka adanya keinginan untuk penetapan kawasan transmigrasi di sana. Menanggapi hal tersebut, ditegaskan semua dokumen yang ada akan diteliti dan dikerjakan secara prosedural.

Kepada awak media, Teddy Rahman mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Viva Yoga. “Kedatangan kami untuk menjalin kerja sama dengan Kementerian Transmigrasi”, ujarnya.

Diakuinya, program transmigrasi mampu memberdayakan masyarakat di sana. “Tanpa transmigran akan sulit berkembang”, tuturnya. Ditambahkan kinerja transmigran dalam bercocok lahan maupun dalam berbagai kegiatan usaha lainnya, dicontoh oleh masyarakat Seluma.

(Tim)