Wamenkes Tinjau Layanan Kesehatan di Gunungsari Kota Batu, Luncurkan Program Satu Desa Satu Dokter

IMG_20261023_214525

KOTA BATU, Lingkarmedia.com – Pemerintah Kota Batu terus memperkuat pelayanan kesehatan dasar hingga tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat mengakses pemeriksaan kesehatan, meningkatkan deteksi dini penyakit, serta memastikan penanganan kesehatan dapat dilakukan lebih cepat.

Upaya tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr. Benjamin Paulus Oktavianus bersama Wali Kota Batu Nurochman di Unit Pelayanan Kesehatan Desa/Kelurahan (UPKD/K) Gunungsari, Jumat (23/10/2026).

Baca juga: https://lingkarmedia.com/pembayaran-pbb-desa-gunungsari-turun-hingga-50-persen-pemdes-sebut-warga-banyak-lupa/

Dalam kunjungan tersebut, Wamenkes memberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kota Batu dalam memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan. Kunjungan Kementerian Kesehatan ke berbagai daerah itu juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal.

UPKD/K menjadi salah satu garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui fasilitas tersebut, warga dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan dasar, skrining penyakit, hingga pendampingan kesehatan bagi berbagai kelompok usia.

Kehadiran layanan kesehatan di tingkat desa diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara rutin. Dengan demikian, potensi penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan medis bisa dilakukan sebelum kondisi kesehatan semakin memburuk.

Dalam peninjauan di Gunungsari, sejumlah warga tampak mengikuti kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, disertai edukasi mengenai penerapan pola hidup sehat serta pentingnya kepatuhan dalam mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk skrining tuberkulosis (TBC). Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan deteksi dini sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pencegahan dan pengobatan penyakit TBC.

Wali Kota Batu Nurochman menegaskan, penguatan UPKD/K merupakan bagian dari program prioritas MBATU SAE. Pemerintah daerah berupaya memastikan pelayanan kesehatan di desa dan kelurahan dapat berjalan secara optimal, merata, dan berkelanjutan.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang semakin dekat dengan tempat tinggal masyarakat diharapkan mampu mengurangi hambatan akses pemeriksaan. Dengan begitu, masyarakat dapat lebih mudah mengetahui kondisi kesehatannya dan memperoleh pendampingan sejak dini.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bumiaji, dr. Kartini Kristalina, menjelaskan bahwa kunjungan Wamenkes bertujuan meninjau secara langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan di UPKD/K, termasuk kegiatan pemeriksaan dan skrining penyakit.

“Hari ini adalah kunjungan Bapak Wamenkes untuk salah satunya meninjau kegiatan yang ada di UPKD/K, yang tujuannya adalah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, kita juga melakukan pemeriksaan CKG untuk skrining TBC,” ungkap dr. Kartini kepada awak media.

Pada kesempatan tersebut, turut diluncurkan pencanangan program Satu Desa Satu Dokter serta TP2TBC atau Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB). Kedua program tersebut diharapkan dapat mendukung visi dan misi Wali Kota Batu dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Lihat juga: https://www.facebook.com/share/1A1SqUKLWY/

Program Satu Desa Satu Dokter diarahkan untuk memperkuat akses masyarakat terhadap tenaga medis di tingkat desa. Sementara itu, pembentukan tim percepatan penanggulangan TBC diharapkan memperkuat upaya pencegahan, penemuan kasus, serta pendampingan pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui penguatan UPKD/K, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pencanangan program kesehatan berbasis desa, Pemerintah Kota Batu berupaya membangun pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan diharapkan menjadi fondasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan rutin serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih merata di Kota Batu.

 

Penulis: Samsu