Silaturahmi Akbar Forum Keluarga Eks Timor Timur di Batu, Pererat Persaudaraan dan Kenang Masa Perjuangan

IMG_20260627_181558

LINGKARMEDIA.COM – Suasana hangat penuh keakraban dan nostalgia menyelimuti Rumah Dinas Wakil Wali Kota Batu pada Sabtu (27/6/2026). Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Keluarga Eks Timor Timur se-Malang Raya berkumpul dalam agenda silaturahmi akbar yang sarat makna. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk merajut kembali memori kebersamaan, mempererat hubungan kekeluargaan, sekaligus memperkuat solidaritas antar sesama perantau.

Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, S.H., M.H., Ketua Perwosi Kota Batu Ridha Heli Suyanto, jajaran TNI dan Polri, tokoh masyarakat, serta ratusan perwakilan keluarga eks Timor Timur dari berbagai wilayah di Malang Raya.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/pemkot-batu-jajaki-kolaborasi-transformasi-digital-dorong-integrasi-layanan-publik-hingga-desa/

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga ruang refleksi atas perjalanan panjang kehidupan para keluarga eks Timor Timur yang kini menetap dan berbaur di tengah masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Batu dan sekitarnya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Evgerico Barreto, mengatakan bahwa agenda silaturahmi ini sengaja digelar untuk memperkuat komunikasi dan menjaga hubungan harmonis di antara warga eks Timor Timur. Menurutnya, kesibukan sehari-hari sering kali membuat interaksi antaranggota komunitas menjadi terbatas.

“Ini adalah ajang silaturahmi untuk menjaga kekompakan. Kami berharap melalui pertemuan ini, komunikasi antarwarga eks Timor Timur, khususnya yang berada di Kota Batu dan sekitarnya, dapat terus terpelihara dengan harmonis,” ujar Evgerico dalam sambutannya.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Ia menegaskan bahwa kebersamaan seperti ini penting untuk menjaga semangat persaudaraan yang telah terjalin sejak lama. Selain itu, forum tersebut juga menjadi sarana untuk saling berbagi pengalaman hidup dan memperkuat rasa saling memiliki.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Forum Eks Timor Timur, Thomas Maydo, S.Sos. Menurutnya, kegiatan silaturahmi ini merupakan langkah strategis dalam memperluas dan memperkuat jaringan komunikasi antaranggota komunitas.

“Kami berharap komunitas ini dapat terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sosial di Kota Batu serta membantu proses integrasi dan kesejahteraan keluarga eks Timor Timur,” ungkap Thomas.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Thomas juga menambahkan bahwa keberadaan forum ini bukan hanya untuk menjaga hubungan internal, tetapi juga sebagai wadah yang dapat menjembatani aspirasi masyarakat serta membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, pertemuan antara para pensiunan, purnawirawan, dan pejuang yang pernah bertugas di Timor Timur memiliki nilai emosional yang sangat mendalam.

Menurut Heli, momen seperti ini bisa menjadi “obat rindu” yang berdampak positif bagi kesehatan mental dan kebahagiaan para peserta.

“Bapak dan Ibu para pensiunan ini, jika berkumpul dengan rekan seperjuangan, secara psikologis akan menambah umur dan kebahagiaan. Pertemuan ini menjadi pengobat rindu terhadap kenangan dan kisah perjuangan masa lalu,” tutur Heli.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Dalam kesempatan tersebut, Heli juga membagikan kisah personal yang cukup menyentuh. Ia mengungkapkan bahwa keluarganya memiliki kedekatan emosional dengan Timor Timur. Ayah mertuanya, kata Heli, pernah mengabdi selama delapan tahun di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan terlibat dalam pembangunan infrastruktur jembatan di wilayah Timor Timur.

Cerita tersebut menjadi pengingat bahwa hubungan antara Indonesia dan Timor Timur tidak hanya tercatat dalam sejarah politik, tetapi juga dalam kisah-kisah pengabdian dan perjuangan banyak orang.

Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k

Dalam sesi refleksi, Heli turut menyinggung perjalanan sejarah Timor Timur bersama Indonesia. Meski secara politik kini telah menjadi negara yang terpisah, ia meyakini ikatan emosional dan batin di antara masyarakat masih tetap terjaga.

Ia menyoroti penggunaan bahasa Indonesia yang hingga kini masih digunakan oleh sebagian masyarakat di Timor Leste sebagai salah satu bukti adanya hubungan historis yang belum sepenuhnya terputus.

“Saya lihat di berbagai literasi dan rekaman video, bahasa Indonesia masih dipakai. Itu menandakan bahwa di lubuk hati yang paling dalam, penduduk di sana masih memiliki ikatan dan kecintaan kepada Indonesia,” pungkas Heli.

Kegiatan silaturahmi akbar ini ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk mengenang para pejuang yang telah gugur maupun yang telah wafat. Suasana haru terasa ketika para peserta bersama-sama mendoakan rekan dan keluarga yang telah mendahului.

Para peserta berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Selain untuk mempererat tali persaudaraan di internal komunitas, agenda semacam ini juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kerukunan sosial, memperkuat integrasi, serta membangun semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Batu.

 

Penulis: Samsu

Editor: Ramses