Resmi Pimpin Polda Jatim, Irjen Dekananto Eko Purwono Soroti Peredaran Obat Keras

IMG-20261011-WA0050

SURABAYA, Lingkarmedia.com — Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur, Minggu (11/10/2026).

Penyambutan tersebut berlangsung dalam suasana penuh penghormatan sekaligus sarat nuansa budaya Jawa Timur. Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama sang istri, Ny. Lenia Dekananto, disambut dengan prosesi pengalungan bunga sebelum mengikuti rangkaian tradisi kedinasan sebagai tanda dimulainya tugas sebagai orang nomor satu di jajaran Polda Jawa Timur.

Prosesi dilanjutkan dengan jajaran kehormatan dan tradisi pedang pora. Tradisi tersebut menjadi bagian dari penghormatan institusi kepada pimpinan baru sekaligus menandai pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Jawa Timur.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/bareskrim-dan-polda-metro-jaya-gerebek-kampung-ambon-boncos-24-orang-diamankan/

Suasana penyambutan semakin semarak dengan penampilan kesenian khas Jawa Timur, yakni jaranan dan Reog Ponorogo. Kehadiran kesenian tradisional itu turut memberikan warna tersendiri dalam momentum kedatangan Kapolda Jatim yang baru.

Sejumlah pejabat utama Polda Jatim, para Kapolres jajaran, personel Polri, hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polda Jawa Timur turut hadir dalam prosesi tersebut.

Namun, di balik rangkaian seremoni kedinasan, terdapat momen haru yang menarik perhatian. Irjen Pol Dekananto tampak didampingi kedua orang tuanya. Ia bahkan mendorong kursi roda sang ibu sebelum kemudian bersimpuh untuk melakukan sungkem sebagai bentuk penghormatan dan bakti kepada orang tua.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Momen tersebut memperlihatkan sisi personal Kapolda Jatim baru di tengah momentum penting dalam perjalanan kariernya. Setelah seluruh rangkaian penyambutan selesai, Irjen Pol Dekananto menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin Polda Jawa Timur.

“Pertama-tama, kehadiran saya di Polda Jawa Timur ini merupakan amanah dari Allah SWT. Amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi saya untuk bisa menjalankannya dengan baik,” ujar Irjen Pol Dekananto.

Ia menyadari bahwa Jawa Timur merupakan wilayah dengan karakteristik masyarakat yang beragam serta memiliki dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat yang cukup kompleks. Karena itu, ia menegaskan akan melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun oleh Kapolda Jatim sebelumnya, Irjen Pol Nanang Avianto.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Menurutnya, berbagai kebijakan dan program yang telah dijalankan oleh kepemimpinan sebelumnya merupakan fondasi yang harus terus diperkuat demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Banyak hal positif yang sudah diperkuat dan ditinggalkan oleh Irjen Pol Nanang Avianto untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Timur. Tentu saya akan melanjutkan hal-hal positif tersebut,” ungkapnya.

Selain melanjutkan program yang sudah berjalan, Irjen Pol Dekananto menegaskan komitmennya untuk membawa Polda Jawa Timur semakin dekat dengan masyarakat. Pendekatan humanis, menurutnya, menjadi salah satu hal penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k

Ia ingin jajaran Polda Jatim tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang cepat, terbuka, dan responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Karena itu, Kapolda Jatim juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan masukan maupun kritik terhadap kinerja kepolisian. Masukan tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan.

“Apabila saya dan seluruh jajaran Polda Jawa Timur melakukan hal-hal yang kurang berkenan atau kurang tepat dalam bertindak, saya mohon dimaafkan dan diberikan koreksi. Kami akan merespons dan menindaklanjuti masukan tersebut,” tegasnya.

Di sisi lain, pemberantasan narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan menjadi salah satu perhatian utama Irjen Pol Dekananto dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolda Jawa Timur.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Ia secara khusus menyoroti peredaran obat keras daftar G yang dinilai berpotensi memberikan dampak serius terhadap masyarakat, terutama kalangan generasi muda.

Menurutnya, penyalahgunaan obat keras tidak hanya berkaitan dengan persoalan kesehatan, tetapi juga dapat memicu berbagai gangguan sosial dan keamanan. Karena itu, ia memastikan persoalan tersebut akan menjadi salah satu atensi dalam pelaksanaan tugas kepolisian di Jawa Timur.

“Salah satu atensi saya adalah peredaran obat keras daftar G. Saya pastikan Jawa Timur harus bersih dari obat-obatan tersebut karena penyalahgunaannya dapat menjadi salah satu pemicu kenakalan remaja, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya,” ujar Irjen Pol Dekananto.

Ia pun mengajak seluruh jajaran kepolisian untuk bekerja bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, upaya menciptakan situasi Jawa Timur yang aman tidak dapat dilakukan oleh kepolisian seorang diri.

Sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dunia pendidikan, keluarga, serta berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi persoalan sosial dan keamanan.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Dekananto juga menyampaikan permohonan agar dirinya bersama keluarga dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat Jawa Timur.

“Saya dan keluarga mohon diterima oleh seluruh warga Jawa Timur. Insyaallah, dari lubuk hati yang paling dalam, saya akan berusaha menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

Dengan komitmen tersebut, kepemimpinan Irjen Pol Dekananto Eko Purwono diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepolisian yang humanis, meningkatkan kedekatan dengan masyarakat, sekaligus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Jawa Timur.

 

Penulis: Samsu