Pemkot Batu Bakal Uji Coba Program Makan Bergizi

IMG-20241104-WA0033

Kota Batu – Menunggu petunjuk teknis pelaksanaan makan bergizi bagi siswa sekolah dasar ( SD ) dan SMP sesuai program nasional Asta Citra Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Kota Batu bakal akan melakukan uji coba pelaksanaannya.

Hal ini disampaikan PJ Walikota Batu Aries Agung Paewai kepada awak media usai mengikuti rapat paripurna DPRD, Senin ( 4/11/2024 ) siang. Menurut PJ Walikota, sampai saat ini Pemkot masih menunggu petunjuk teknis dari program tersebut.

” Kita belum lihat petunjuk teknisnya, jadi Sekarang kita lagi coba alokasikan dulu anggaran untuk uji coba untuk berapa sekolah di tiga kecamatan dan berapa desa kita coba keliling bersama pak Sekda beserta jajaran “, ujar Aries.

Dalam uji coba tersebut, bertujuan untuk melihat apakah program makan bergizi akan tepat sasaran atau tidak. ” Kita coba dulu, bagaimana makan bergizi ini tepat tidak dengan sasaran sesuai yang kita harapkan terus bagaimana simulasinya”.

Aries Agung Paewai menambahkan, dalam pelaksanaan makan bergizi nantinya akan muncul kendala yang menjadi persoalan baru muncul. Menurutnya, soal sampah bekas bungkus makanan nantinya akan menjadi satu persoalan baru yang diperlukan solusinya.

” Tadi kami sudah bahas dengan pak Sekda, saya sudah menyimpulkan, ini yang paling besar kendalanya adalah nasi kotak. Kita menyiapkan nasi kotak, berarti ada sampah baru, di masyarakat ada masalah baru dan ini harus ada solusinya. Bisa tidak ke depannya menganggarkan kotak box makanan untuk anak – anak, kita siapkan kotak box nya mereka wajib setelah makan disimpan di sekolah, dibersihkan di sekolah supaya mereka jadi teladan, setelah itu diambil oleh pihak yang memasak “, jelas nya.

Menyinggung besaran anggaran yang akan digunakan dalam pelaksanaan program makan bergizi, PJ Walikota menegaskan sampai saat ini masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

” Apakah pemerintah pusat menyiapkan anggaran atau harus sharing anggaran antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah “.

” Saat ini kita sudah menyiapkan anggaran untuk uji coba itu, yang jelas mencukupi untuk tiga kecamatan, sembilan belas desa lima kelurahan. Kita nanti akan keliling sampai bulan Desember setelah itu kita evaluasi dan terus ada intruksi dari pemerintah pusat dalam petunjuk teknis kita sudah siap dan sudah melakukan uji coba itu. Saya rasa Kota Batu yang paling duluan untuk melakukan uji coba ini “, imbuhnya.

Sesuai dari pemerintah pusat, nilai makanan bergizi kurang lebih di kisaran harga 7.000 hingga 7.500 untuk per kotaknya.

” Sesuai pemerintah pusat tujuh ribu lima ratus atau tujuh ribu kalau tidak salah, kita coba dulu ini, kalau tujuh ribu lima ratus berapa nilai gizi dan kalorinya “, pungkasnya.

( Ji )