Selama Libur Lebaran, Ramchek Kendaraan Bus Dilaksanakan Pada H+1 Idul Fitri
Kota Batu, lingkarmedia.com – Dinas Perhubungan Kota Batu dalam memberikan pelayanan keamanan terhadap wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Batu untuk berlibur lebaran Idul Fitri 1446 H/2025, bersama Satlantas Polres Batu bakal melakukan Ramchek terhadap armada bus pariwisata yang masuk.
Ramchek sendiri dilakukan untuk memastikan kelayakan armada bus pariwisata guna keselamatan penumpang yang dibawanya. Sebelumnya, pelaksanaan ramchek merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan. Namun demikian, dengan melonjaknya jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Batu ini akan berdampak pula pada melonjaknya jumlah armada bus pariwisata yang masuk.
Adanya lonjakan jumlah armada bus yang bakal masuk Kota Batu, maka Dinas Perhubungan Kota Batu bersama Satlantas Polres Batu mengintensifkan pelaksanaan ramchek di semua titik tempat-tempat wisata, hotel serta pusat oleh-oleh di Kota Batu.
Seperti disampaikan Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim, S.Tr.K., S.I.K kepada awak media usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025 di Alun-alun Kota Batu, Kamis (20/3/2025).

Kevin Ibrahim menerangkan pelaksanaan Ramchek masih dalam penjadwalan, namun demikian pelaksanaannya di tempat-tempat wisata dan pusat oleh-oleh. ” Yang jelas di tempat-tempat wisata dan pusat oleh-oleh juga kita laksanakan ramchek bus tiap hari “.
Kasat lantas memprediksikan jumlah kendaraan pribadi yang akan masuk ke Kota Batu lebih banyak dibandingkan armada bus pariwisata. Untuk puncak kepadatan kendaraan masuk diperkirakan pada 29 Maret 2025.
” Kalau prediksi dari Jasa Marga kemarin, perkiraan puncak arus mudik di tanggal 29 Maret, perkiraan meningkat 3% dari tahun lalu kurang lebih 2000 kendaraan, jumlah tersebut dihitung dari exit pintu tol, ” ungkap Kevin Ibrahim.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu, Hari Juni Sudanto saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan rencana pelaksanaan ramchek pada liburan lebaran Idul Fitri 2025.
Hari Juni mengatakan, ” ramchek akan dilaksanakan di semua destinasi wisata serta tempat oleh-oleh juga akan kita datangi. Nanti ramchek akan kita laksanakan rutin setiap hari dengan menurunkan personil gabungan dari Dishub, Satlantas Polres Batu, Dishub Provinsi, UPTD Kementrian Perhubungan, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan dan BNN “.

Lebih lanjut, Hari Juni menjelaskan jika nantinya ada armada bus yang kedapatan tidak layak maka akan diserahkan ke pihak Polres untuk dilakukan penindakan. ” Nanti akan langsung dari Polres Batu sendiri langsung menilang dan tidak diberangkatkan “.
Adapun pelaksanaan ramchek dilakukan mulai dari pukul 08.00 hingga selesainya jadwal tutupnya tempat wisata.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu Hendry Suseno, SP., MM saat ditemui di sela-sela acara FLLAJ menegaskan, pelaksanaan ramchek pada liburan lebaran dimulai pada H+1 lebaran Idul Fitri 1446 H.
” Ramchek akan dilakukan di H+1, 2, 3 dan seterusnya, dan mulai landai lagi pada H+5. Yang berikutnya akan kita intens kan lagi, sehingga untuk siapa pun, bus-bus apapun yang ke Kota Batu membawa wisatawan betul-betul menyiapkan bus nya yang betul-betul layak sehingga tidak akan terjadi lagi kejadian-kejadian yang banyak merugikan masyarakat, ” tegas Hendry Suseno.
Ditambahkannya, bahwa ramchek bukan sekedar seremonial tetapi ada tindakan serta sanksi yang dilakukan.
(Ji)








