Program MBG Kecamatan Pujon Belum Mencakup Seluruh Jumlah Siswa

IMG-20250211-WA0133

Kabupaten Malang, lingkarmedia.com – Dengan adanya program makan Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi susu Kop SAE Kematan Pujon Kabupaten Malang bertekad untuk ikut mensukseskan pelaksanaan program Presiden RI tersebut.

Untuk menunjang hal tersebut Kop SAE berencana membangun industri susu sendiri yang berada tak jauh dari lokasi Kop SAE. Hal ini disampaikan Ketua Kop SAE HM Ni’am Shofi usai mengikuti acara evaluasi sambang desa Plh Bupati Malang Drs. H M Sanusi, M. M untuk Kecamatan Pujon, Senin (10/2/2025) siang.

” Kita akan membuat sendiri, ke depan kita ingin mensejahterakan anggota terutama peternak sapi dan anggota anggota kop SAE di Pujon, masyarakat Pujon pada khususnya, harapan kami sangat berpotensi sekali walaupun biaya mahal yang kita keluarkan, tapi untuk jangka panjang ini benar-benar sebagai harapan dan tumpuan perekonomian di Pujon, ” ujar Ni’am kepada awak media.

Lebih lanjut, Ni’am mengaku selama ini perputaran uang, omzet yang didapat Kop SAE mencapai tidak kurang dari 47 milyar tiap bulannya.

Menyinggung program makan bergizi gratis, Ketua Kop SAE ini mengatakan, ” makan gratis kemarin kita sudah mendapatkan surat dari dinas tapi kita tolak, karena belum signifikan, karena di Pujon ini yang didata cuma sekolah negeri. Ada 34 sekolah negeri SD, SMP dan SMk, sedangkan yang Ma’arif itu banyak yang tidak terdata sehingga kemarin kita tolak, ada jumlah siswa yang seharusnya mendapat makan gratis sebanyak 5.700 siswa dari 34 sekolahan. Padahal di Pujon ini jika dihitung semuanya hampir 20.000 siswa yang Ma’arif dan Pesantren “.

” Kop SAE ini didirikan bukan dari negeri, maka saya tolak dulu, bukan berarti saya menghambat program pemerintah, tetapi kalau tidak semuanya, resiko yang saya hadapi akan lebih besar, ” tegas Ni’am .

(Ji)