Hari Jadi ke-25 Kota Batu, Nurochman Ajak Lanjutkan Estafet Pembangunan dan Jaga Kelestarian Alam
KOTA BATU, Lingkarmedia.com – Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Batu menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen dalam melanjutkan cita-cita para pemimpin terdahulu. Memasuki usia seperempat abad, Kota Batu diharapkan terus berkembang menjadi daerah yang maju, kreatif, dan berkelanjutan tanpa meninggalkan identitasnya sebagai kota bernuansa desa yang mengedepankan kelestarian alam.
Semangat tersebut mengemuka dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Jadi ke-25 Kota Batu yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, di halaman Balai Kota Among Tani, Sabtu (17/10/2026).
Upacara berlangsung dengan mengusung tema “Bangkit Bersama, Jaga Alam Raya untuk mBatu SAE Berkelanjutan” serta semangat “Kreatif SAE”. Tema ini menjadi pengingat bahwa pembangunan Kota Batu tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan kelestarian lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.
Dalam peringatan tersebut, Pemerintah Kota Batu menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan pembangunan yang telah dirintis oleh para pemimpin sebelumnya. Berbagai capaian yang telah dirasakan masyarakat hingga saat ini dinilai merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga berbagai elemen yang turut berkontribusi dalam perjalanan Kota Batu.
Nurochman Tekankan Pentingnya Melanjutkan Perjuangan Pemimpin Terdahulu
Dalam amanatnya, Wali Kota Batu Nurochman mengingatkan bahwa perkembangan Kota Batu hingga mencapai usia 25 tahun tidak terlepas dari perjuangan dan pengabdian para pemimpin terdahulu.
Menurutnya, setiap capaian pembangunan merupakan bagian dari proses panjang yang harus dihargai dan dilanjutkan. Karena itu, generasi pemimpin saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga hasil pembangunan sekaligus menghadirkan berbagai terobosan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Semangat melanjutkan estafet pembangunan tersebut menjadi salah satu pesan penting dalam peringatan hari jadi tahun ini. Pembangunan daerah, menurut semangat yang diusung Pemerintah Kota Batu, tidak seharusnya berhenti pada pencapaian yang telah diraih, tetapi harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman.
Kolaborasi seluruh elemen masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjawab berbagai tantangan daerah, sehingga keterlibatan masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan organisasi kemasyarakatan diperlukan untuk memperkuat pelaksanaan program pembangunan.
Melalui kerja bersama, berbagai potensi yang dimiliki Kota Batu diharapkan dapat dikelola secara optimal. Pada saat yang sama, pembangunan juga perlu memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==
Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Batu dengan demikian tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan.
Identitas Kota Bernuansa Desa dan Kelestarian Alam Harus Dijaga
Tema “Bangkit Bersama, Jaga Alam Raya untuk mBatu SAE Berkelanjutan” menempatkan kelestarian alam sebagai salah satu perhatian utama dalam perjalanan pembangunan Kota Batu.
Sebagai daerah yang memiliki karakter alam dan lingkungan yang menjadi bagian penting dari identitasnya, Kota Batu menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan pertumbuhan pembangunan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Perkembangan wilayah, aktivitas ekonomi, dan kebutuhan masyarakat harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap alam. Keseimbangan tersebut penting agar kemajuan yang dicapai saat ini tidak mengurangi kualitas lingkungan yang akan diwariskan kepada generasi mendatang.
Selain menjaga alam, mempertahankan identitas Kota Batu sebagai kota bernuansa desa juga menjadi bagian dari semangat pembangunan berkelanjutan.
Identitas tersebut tidak hanya berkaitan dengan karakter wilayah, tetapi juga mencerminkan kehidupan masyarakat, nilai kebersamaan, serta potensi lokal yang telah menjadi bagian dari perjalanan Kota Batu.
Karena itu, semangat “Kreatif SAE” diharapkan dapat mendorong munculnya berbagai gagasan dan inovasi dalam pembangunan daerah. Kreativitas masyarakat dan pemerintah diperlukan untuk mengembangkan potensi lokal tanpa menghilangkan karakter khas Kota Batu.
Lihat juga: https://www.facebook.com/share/1A1SqUKLWY/
Pendekatan pembangunan yang memperhatikan lingkungan, budaya lokal, dan kebutuhan masyarakat diharapkan mampu memperkuat posisi Kota Batu sebagai daerah yang berkembang sekaligus tetap menjaga kualitas hidup warganya.
Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono Jadi Bentuk Penghargaan
Dalam rangkaian upacara tersebut, Wali Kota Batu Nurochman juga menganugerahkan Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono kepada sejumlah penerima.
Penganugerahan ini menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi yang telah diberikan bagi Kota Batu. Pengakuan terhadap peran dan pengabdian berbagai pihak tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menghargai mereka yang telah mengambil bagian dalam perjalanan pembangunan daerah.
Kontribusi masyarakat dalam membangun daerah tidak selalu hadir dalam bentuk pembangunan fisik. Pengabdian melalui bidang sosial, pendidikan, pelayanan masyarakat, maupun berbagai kegiatan lain juga menjadi bagian penting yang mendukung kemajuan suatu wilayah.
Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berkontribusi sesuai dengan bidang dan kemampuan masing-masing.
Semangat penghargaan terhadap pengabdian juga sejalan dengan pesan utama peringatan hari jadi, yakni melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui kerja nyata dan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pemkot Batu Berikan Penghargaan Pendidikan dan Jaminan Sosial
Selain penganugerahan Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan di bidang pendidikan.
Bidang pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kemajuan Kota Batu tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kemampuan masyarakatnya dalam menghadapi perubahan dan tantangan masa depan.
Penghargaan di bidang pendidikan menjadi bagian dari upaya memberikan apresiasi terhadap kontribusi dalam mendukung kemajuan sektor tersebut.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) untuk periode Oktober–Desember 2026.
Program perlindungan ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kelompok pekerja yang memiliki kerentanan dalam menjalankan aktivitas ekonominya.
Jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan kepada pekerja ketika menghadapi risiko yang berkaitan dengan pekerjaan. Dengan adanya perlindungan tersebut, pekerja diharapkan memiliki rasa aman dalam menjalankan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Penyerahan penghargaan pendidikan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam momentum hari jadi juga memperlihatkan bahwa pembangunan daerah perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dihadiri Sejumlah Pejabat dan Unsur Masyarakat
Upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Jadi ke-25 Kota Batu tersebut diikuti sejumlah pejabat daerah dan perwakilan berbagai unsur masyarakat.
Hadir dalam kegiatan itu Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Ketua DPRD Kota Batu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, serta Sekretaris Daerah Kota Batu bersama jajaran kepala perangkat daerah.
Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan juga turut mengikuti upacara tersebut.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah, unsur pimpinan daerah, dan masyarakat menjadi salah satu modal untuk menghadapi berbagai tantangan sekaligus mengoptimalkan potensi yang dimiliki Kota Batu.
Memasuki usia ke-25, Kota Batu dihadapkan pada tanggung jawab untuk mempertahankan berbagai capaian yang telah diraih sekaligus menyiapkan langkah pembangunan untuk masa mendatang.
Melalui semangat “Bangkit Bersama, Jaga Alam Raya untuk mBatu SAE Berkelanjutan”, peringatan hari jadi tahun ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus dibangun melalui kerja bersama, penghargaan terhadap perjuangan pendahulu, dan komitmen menjaga lingkungan.
Dengan demikian, estafet pembangunan Kota Batu diharapkan terus berlanjut secara konsisten, sehingga kemajuan yang dicapai tidak hanya terlihat dari perkembangan wilayah, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat serta terjaganya kelestarian alam dan identitas lokal.
Penulis: Samsu








