KNPS Lebaran bersama Panti Asuhan Balita Tunas Bangsa Cipayung
LINGKARMEDIA.COM – Komite Nasional Pencegahan Stunting Stunting (KNPS) merayakan lebaran bersama anak – anak panti asuhan balita di Panti Asuhan Tunas Bangsa, Cipayung Jakarta Timur. Kepala Panti Asuhan Balita Tunas Bangsa Rida Mufrida menyambut baik niatan KNPS untuk lebaran bersama anak – anak Panti Asuhan Tunas Bangsa yang khusus melayani anak – anak balita korba TPPO, ditelantarkan oleh orang tua dan anak korban pemerkosaan.
Panti Tunas Bangsa yang merupakan milik Pemprov Jakarta saat ini menampung anak balita berjumlah 104 anak, dari kapasitas 90 anak tandas Kepala Panti Asuhan tersebut.

Ketua Umum KNPS Indonesia, David Hamka yang didampingi oleh Joel Sinaga, S.Kep sebagai Wakil Ketua Umum KNPS menyampaikan bahwa momentum Hari Raya menjadi ruang penting untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus menghadirkan intervensi nyata terhadap isu stunting.
“Kami ingin memastikan bahwa perhatian terhadap anak-anak, khususnya terkait gizi dan tumbuh kembang, tidak berhenti pada program formal saja. Momentum Lebaran harus menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak tumbuh sehat dan bahagia,” ujar David Hamka.
Ia menegaskan bahwa pencegahan stunting memerlukan pendekatan yang tidak hanya berbasis bantuan, tetapi juga edukasi yang membangun kesadaran sejak dini.
“Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tetapi menyangkut kualitas generasi masa depan. Karena itu, intervensi harus dilakukan secara konsisten, dengan pendekatan yang humanis dan menyentuh langsung kebutuhan anak,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan interaktif, mulai dari sesi dongeng hingga interaksi langsung yang membangun kedekatan emosional dengan anak-anak. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Sebagai bagian dari intervensi gizi, KNPS Indonesia juga melakukan praktik langsung pemberian asupan protein hewani melalui konsumsi telur matang bersama anak-anak sebagai contoh sederhana penerapan pola makan bergizi.
“Asupan protein hewani sangat penting dalam masa pertumbuhan. Melalui praktik langsung seperti ini, kami ingin memberikan contoh nyata bahwa pemenuhan gizi bisa dimulai dari hal sederhana,” jelas David Hamka.
Sebagai bagian dari intervensi tersebut, KNPS Indonesia menyalurkan berbagai bantuan yang mencakup aspek nutrisi, edukasi, serta kebahagiaan anak, meliputi:
1. Paket mainan anak dan boneka untuk mendukung stimulasi motorik serta kebahagiaan anak
2. Buku Iqro sebagai sarana pembelajaran spiritual sejak dini
3. Pakaian bayi untuk memenuhi kebutuhan dasar anak
Dalam aspek pemenuhan gizi, KNPS Indonesia juga memberikan intervensi langsung berupa:
1. 90 butir telur matang yang langsung dikonsumsi bersama anak-anak sebagai contoh penerapan pola makan bergizi
2. 40 kilogram telur sebagai sumber protein hewani untuk kebutuhan lanjutan
3. 120 paket makanan siap saji
4. Susu dan air mineral untuk melengkapi asupan nutrisi harian
Sedangkan Wakil Ketua Umum KNPS menambahkan apa yang dilakukan KNPS Indonesia ini sejalan dengan visi dan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang optimal, khususnya bagi anak-anak. Visi tersebut menekankan pentingnya intervensi langsung dalam pemenuhan asupan gizi sebagai langkah strategis dalam percepatan penurunan stunting di Indonesia, tutup Joel Sinaga,S.Kep
Penulis : Andy W
Editor : Samsu








