Pembangunan SMP Negeri Wokam Kabupaten Kepulauan Aru, Kecewakan Warga

IMG-20251013-WA0099

Dobo, lingkarmedia.com – Proyek pembangunan gedung SMP negeri wokam dengan anggaran APBN senilai Rp 1,4 milyar yang baru  di lakukan peletakan batu pertama pada jumat (10/10), menuai sorotan warga desa setempat. Pasalnya, kondisi lahan yang belum sepenuhnya bersih dari sisa-sisa penebangan pohon kelapa tersebut di tutup tanah bekas galian begitu saja sebagai pondasi.

Hal ini langsung ditanggapi Ketua komite SMP negeri wokam, Vektor Haurissa. Kepada awak media, dirinya mengungkapkan kekecewaannya. “Para pekerja tidak konsisten dengan kondisi lapangan yang ada, lahan tidak di bersihkan dengan baik, dan hal ini sangat di sayangkan”, ungkapnya.

Haurissa menegaskan bahwa pembangunan sekolah tersebut sangat penting bagi masyarakat. Namun demikian, dirinya menilai proyek ini terkesan ” siluman” . “Pembangunan ini, tidak ada papan proyek yang di pasang sebelum pekerjaan di mulai.padahal, padahal proyek ini menggunakan anggaran dari kementrian sebesar Rp 1,4 milyar melalui dinas pendidikan kabupaten Kepulauan Aru”.

“Kejanggalan lain adalah pada pelaksanaan peletakan batu pertama, tidak hadirnya pejabat daerah dalam acara tersebut.mulai dari pejabat kepala desa wokam, kepala dinas pendidikan kabupaten Kepulauan Aru, hingga perwakilan pemerintah daerah. Acara tersebut hanya di hadiri oleh ketua majelis jemaat Desa Wokam, Pdt, j. Taliak, beserta beberapa staf desa, dalam hal ini yakni sekretaris desa, dan kaur pemerintahan, anggota BPD desa ,dan sejumlah tukang”, tambahnya.

Selain itu, Haurissa juga kawatir proyek  ini akan menjadi proyek “siluman”  ia berharap pembangunan di batalkan karena lokasinya belum siap, masih banyak akar pohon kelapa tidak dibersihkan namun dipaksakan untuk dibuat pondasi.

 (V.H)