Mengatasi Kemacetan Perayaan Nataru, Polres Batu Terapkan Rekayasa Lalin Di Lima Titik

IMG-20241220-WA0075

Kota Batu –  Memulai Operasi Lilin 2024 dalam rangka pengamanan Natal 2024 dan tahun baru 2025 di Kota Batu, Polres Batu melaksanakan  Apel Gelar Pasukan operasi lilin 2024 di Utara Alun – alun Kota Batu pada Jum’at (20/12/2024) pagi.

Gelar pasukan diikuti personil Polri, Jajaran Polsek se Kota Batu, Kodim 0818, Dishub Kota Batu, Satpol PP , Forkopimda , unsur dari Pramuka,BPPD, ORARI, RAPI, BANSER, Pemuda Pancasila, nampak hadir dalam apel gelar pasukan Walikota terpilih Nurochman.

Operasi lilin sendiri akan dilaksanakan mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranatha saat ditemui awak media mengatakan pada hari pertama 20 Desember merupakan hari mobilisasi para wisatawan domistik maupun manca negara masuk ke Kota Batu, berdasarkan data BPS saat ini sudah ada peningkatan jumlah wisatawan masuk ke Kota Wisata Batu.

” Berdasarkan hasil perjalanan saya tadi malam pada saat  raker lintas sektoral di Surabaya itu sudah signifikan arus yang masuk atau keluar Malang. Maka kami mempercepat proses apel gelar pasukan pada hari ini yang seyogyanya operasi dimulai dari 21 Desember besok sampai tanggal 2 Januari 2025, prediksi kami sampai tanggal 4 Januari sebab jumlah pemesanan tiket dan okupansi masih sangat tinggi sampai tanggal 4 Januari , ” ujar Kapolres Batu.

Lebih lanjut AKBP Andi Yudha Pranatha menyampaikan pihaknya telah bersepakat bersama walikota terpilih dan Forkompinda untuk mengantisipasi lonjakan jumlah wisatawan yang akan masuk ke Kota Batu.

” Untuk mengantisipasi itu kami bersepakat dari walikota terpilih, Forkopimda dan seluruh stakeholder, kita akan mencoba melakukan rekayasa, karena isu pertama secara nasional itu Kota Batu menghadapi masalah stigma negatif yakni masalah kemacetan, ” tambahnya.

Simulasi rekayasa mengatasi kemacetan dilakukan di beberapa titik diantaranya, jalur Pendem – jalan Dewi Sartika, persimpangan Karang Loh, di dalam Kota Batu persimpangan Taman Makam Pahlawan ( TMP ), Pesanggrahan, simpang tiga Bendo dan Alun – alun Kota Batu. Selain pengaturan arus pada titik – titik tersebut Polres Batu akan memaksimalkan pengamanan di tempat – tempat ibadah sebanyak 50 Gereja yang terdapat kurang lebih 79 aktivitas tempat peribadatan serta 67 tempat wisata skala nasional .

Kapolres Batu juga berharap kerjasama dari awak media dalam menginformasikan rekayasa yang dilaksanakan Polres Batu. Andi Yudha Pranatha mengatakan, ” Kami mohon bantuan dan kerjasama seluruh awak media untuk menyikapi ini, supaya informasi tentang adanya rekayasa ini diketahui oleh seluruh publik di beberapa lokasi tadi. Sehingga mereka juga bisa menyusun jadwal kedatangan, kepulangan tempat – tempat tujuan secara benar “.

( Ji )