Aksi HMI Cabang Yogyakarta Diterima Pimpinan DPRD DIY

IMG_20250901_182705

Jogyakarta, lingkarmedia.com – Berbeda aksi unjuk rasa yang ada di bunderan UGM, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Yogyakarta menggelar aksi damai di halaman DPRD DIY, Senin (1/9/2025) siang.

Para pengunjuk rasa yang berkumpul di titik Nol KM dari pukul 12.00 tersebut mulai bergerak menuju gedung DPRD Yogyakarta jalan Malioboro pukul 14.30 dengan penjagaan ketat dari TNI/ Polri. Pengunjuk rasa menyampaikan 3 tuntutan diantaranya, mendesak pemerintah untuk melakukan reformasi birokrasi, reformasi di tubuh Polri dan mendesak DPRD RI untuk segera mengesahkan UU perampasan aset.

Ratusan masa aksi tersebut masuk ke halaman gedung rakyat tersebut diterima Ketua DPRD DIY, Nuryadi, Wakil Ketua, Umarudin Masdar, S.Ag serta beberapa staf dan beberapa anggota DPRD.

Menanggapi aksi yang terjadi di dua tempat pada hari yang sama, Nuryadi menegaskan situasi di Yogyakarta masih relatif aman terkendali. Menurutnya, menjaga Yogyakarta merupakan hal penting sebagai aset bersama yang harus dijaga.

Diketahui, pada Senin (1/9) ini terdapat dua aksi damai terjadi, di bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM) dan di DPRD DIY dengan mengangkat tema “Yogya Memanggil ; Maklumat Rakyat”.

“Kemarin situasi sangat mencekam, seolah-olah ada yang tidak mengenakan di antara kami. Tapi Alhamdulillah, berkat kerjasama kita dengan aparat, wakil rakyat dan masyarakat, hari ini tidak terjadi hal yang kita kuatirkan”,ungkap Nuryadi kepada awak media.

Ditambahkannya, dirinya menilai apa yang dilakukan mahasiswa yang menyuarakan aspirasi ini murni tidak ada campur tangan pihak luar. “Kemarin kita kasihan kepada teman-teman mahasiswa, karena setiap gerakan mereka sering dianggap selalu ada pihak lain yang bertentangan”, ujarnya.

Sementara itu, menanggapi aksi yang dilakukan HMI cabang Yogyakarta, Wakil Ketua DPRD DIY, Umarudin Masdar, S.Ag menegaskan, “aksi secara damai di Yogyakarta merupakan wujud komitmen kita bersama bahwa partisipasi dan aspirasi secara damai”.

“Kami selalu terbuka untuk berdialog, berdiskusi. Jika ada aspirasi kami siap melanjutkan terkait tuntutan”, tambah Umarudin.

Pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang telah ikut serta mewujudkan Yogjakarta yang damai.

Terkait tuntutan dari pengunjukrasa, Umarudin mengatakan,” kami pimpinan semua sepakat akan segera kita kirim ke DPR RI di Jakarta hari ini juga”.

Usai diterima dan berdialog dengan pimpinan DPRD, mahasiswa dari HMI ini membubarkan diri pada pukul 15.30 WIB.

(Ji)