DPC PDI Perjuangan Kota Batu Gelar Turnamen Catur Piala Bung Karno, Ratusan Pecatur Adu Strategi

IMG-20260627-WA0072

LINGKARMEDIA.COM – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno Tahun 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Batu menggelar Turnamen Catur Piala Bung Karno dengan mengusung tema “Berfikir Strategi Ala Soekarno”. Kegiatan tersebut berlangsung di Wisma Perjuangan Kota Batu, Sabtu (27/6/2026) siang, dan diikuti ratusan pecatur dari berbagai daerah.

Turnamen ini menjadi salah satu rangkaian agenda tahunan PDI Perjuangan dalam mengenang perjuangan serta pemikiran Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Melalui olahraga catur, panitia ingin mengajak generasi muda memahami pentingnya strategi, kecermatan, dan perencanaan matang dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/dpc-pdip-kota-batu-gelar-haul-ke-56-bung-karno-pertama-kali-di-wisma-bima-sakti/

Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Ratusan pecatur, mulai dari usia dini hingga kategori senior, memadati lokasi pertandingan. Panitia membagi kompetisi ke dalam empat kategori berbeda untuk memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta sesuai jenjang usia dan kemampuan.

Adapun kategori yang diperlombakan meliputi Kategori I untuk siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 1, 2, dan 3. Kemudian Kategori II diperuntukkan bagi siswa SD kelas 4, 5, dan 6. Sementara Kategori III diikuti oleh pelajar tingkat SMP dan SMA, dan Kategori IV menjadi kelas senior yang memperebutkan juara pertama, kedua, dan ketiga.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/pdip-kota-batu-jalankan-program-berjualan-bedah-rumah-warga-tak-layak-huni-di-dusun-junggo/

Panitia Pelaksana III, Dian Dwi Cahyo Utomo, mengatakan bahwa turnamen ini tidak hanya diikuti peserta dari Kota Batu, tetapi juga dari berbagai daerah sekitar, bahkan beberapa wilayah lain di Jawa Timur.

“Peserta dari wilayah Batu dan sekitarnya, seperti Pujon dan Karangploso. Selain itu juga ada peserta undangan dari Jombang, Tulungagung, Blitar, Sidoarjo, dan Malang,” ungkap Dian saat ditemui Lingkarmedia.com.

Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa olahraga catur masih memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi ruang silaturahmi antarpecatur dari berbagai daerah.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Syaifudin Zuhri, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa turnamen catur ini sengaja digelar karena melihat tingginya minat masyarakat, terutama pelajar, terhadap olahraga yang identik dengan strategi dan kecerdasan tersebut.

“Sengaja kita bikin lomba catur ini karena ternyata banyak adik-adik siswa kita yang punya hobi catur, dan ternyata jumlahnya juga sangat banyak,” ujar Syaifudin Zuhri kepada awak media.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Ia menilai, catur bukan sekadar permainan biasa. Lebih dari itu, catur melatih seseorang untuk berpikir sistematis, menghitung langkah, dan mempersiapkan strategi jauh ke depan. Hal inilah yang menjadi dasar pemilihan tema “Berfikir Strategi Ala Soekarno”

Menurut Syaifudin, semangat Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia penuh dengan strategi besar yang dirancang secara matang. Bung Karno tidak mengambil keputusan secara gegabah, melainkan melalui pemikiran mendalam dan langkah-langkah terukur.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

“Temanya memang berpikir strategis ala Soekarno. Harapannya, catur ini tidak sekadar membuat kita berpikir asal-asalan, tapi bagaimana kita mampu memikirkan lima langkah ke depan. Sama seperti Bung Karno ketika memperjuangkan kemerdekaan. Beliau mematangkan diri, menyusun strategi, dan memikirkan masa depan bangsa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Syaifudin berharap turnamen ini dapat menjadi wadah lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul dalam olahraga catur, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, visioner, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan serupa rencananya akan digelar secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda serta pelestarian nilai-nilai perjuangan Bung Karno.

Turnamen ini pun mendapat sambutan positif dari peserta maupun orang tua yang hadir mendampingi. Banyak di antara mereka berharap kompetisi seperti ini terus digelar karena dapat menjadi sarana pengembangan bakat anak-anak sekaligus menanamkan nilai sportivitas dan kecerdasan sejak dini.

Dengan tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat, Turnamen Catur Piala Bung Karno 2026 di Kota Batu menjadi bukti bahwa olahraga catur tetap diminati dan mampu menjadi media edukasi karakter. Lebih dari sekadar adu strategi di atas papan, turnamen ini juga menjadi simbol bagaimana pemikiran besar Bung Karno terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

 

Penulis: Samsu

Editor: Ramses