Secara Aklamasi, Punjul Santoso Terpilih Jadi Ketua PMI Kota Batu
Soal UDD di Batu paling dominan sekali, bagaimana nanti asetnya kita mohon kepada pemerintah daerah, kita juga kerjasama dengan Bank Indonesia terkait dengan UDD
Kota Batu – Musyawarah Kota IV PMI Kota Batu denga agenda pemilihan pengurus baru periode 2025-2030 digelar di Hotel Selecta pada Selasa (28/1/2025) berlangsung satu hari. Berdasarkan AD/ART organisasi PMI, ketua incumbent wajib dicalonkan menjadi ketua berikutnya.

Hal ini disampaikan Ketua PMI Kota Batu periode 2019-2024 Punjul Santoso. Pada kesempatannya, kepada awak media usai acara pembukaan Muskot PMI mengatakan, ” di dalam AD/ART bahwa calon incumbent itu wajib untuk dicalonkan lagi. Untuk calon-calon yang lain harus mendapat persetujuan dari Ketua PMI provinsi “.
Punjul Santoso menegaskan dirinya wajib mencalonkan menjadi Ketua PMI periode ke depan. ” Saya wajib mencalonkan, ini amanah AD/ART, gak boleh mundur, saya wajib melanjutkan. Seperti yang disampaikan pak PJ Walikota, pondasi itu sudah kami buat tinggal membangunnya. Sementara telah itu di pengurusan nanti ini kolektif kolegial jadi terdiri dari berbagai unsur “.
Dalam proses pemilihan tersebut Punjul Santoso yang juga incumbent terpilih secara aklamasi sebagai ketua PMI Kota Batu periode 2025-2030.
Sekretaris PMI Provinsi Jawa Timur Edi Purwinanto yang juga ketua sidang dalam Muskot tersebut, kepada awak media menjelaskan proses pemilihan yang dilakukan secara aklamasi.
Edi Purwinanto mengatakan, ” berdasarkan AD/ART sebagai peraturan tertinggi untuk mengambil keputusan, Musyawarah Kota adalah forum pengambilan keputusan, diantaranya adalah pengambilan keputusan terkait masalah pemilihan ketua dan kemudian menyusun formatur dan menyusun pengurus nya, ini harus menjadi acuan “.
” Saya hari ini mendapat amanah untuk memimpin sidang, oleh karenanya saya harus mengikuti AD/ART. AD/ART itu terus dijabarkan dalam tata tertib (Tatib) yang tadi sudah dibahas di awal, kalau sudah begitu tidak bisa keluar dari itu, ” tambahnya.
Lebih lanjut, Edi menjelaskan bahwa untuk pemilihan ketua sesuai AD/ART, dalam tahap penjaringan ketua lama secara otomatis menjadi bakal calon.
” Jika ada bakal calon yang lain, harus diusulkan oleh, yang pertama oleh pengurus dengan dukungan 20% tapi tidak mungkin. Maka dengan forum ini yang terdiri dari peserta berjumlah 5 dan peninjau berjumlah 21 jadi ada 26. Syarat yang diusulkan itu bisa menjadi bakal calon harus diusulkan oleh 20% dari yang berhak mengusulkan yang 26 tadi ” tegas Edi Purwinanto.
Sehubungan calon hanya satu, maka pemilihan ketua dilakukan dengan cara aklamasi, dimana Punjul Santoso terpilih kembali sebagai Ketua PMI Kota Batu.
Usai penutupan Musyawarah Kota, Punjul Santoso kepada awak media mengungkapkan bahwa usai dirinya dilantik akan konsen pada pembentukan tim formatur untuk menentukan kepengurusan. Dirinya mengaku saat ini sudah ada 3 nama calon pengurus dari masing-masing kecamatan yang ada di Kota Batu.

” Saya dikasih waktu 30 hari maksimal, jadi kami satu,dua hari atau seminggu ini akan konsolidasi ke dalam dulu sambil memberikan pemahaman kepada teman-teman apa yang sudah dilakukan beliau ( Edi Purwinanto) sudah sesuai dengan AD/ART. Dan memang mekanismenya semacam itu ,” ujar nya.
Menyinggung program yang akan dilaksanakan, ketua PMI terpilih ini menjelaskan bahwa pengadaan UDD di Kota Batu menjadi prioritasnya.
” Terkait program-program, tadi sudah dibahas di komisi A dan komisi B, nanti kami akan menyempurnakan. Termasuk kami akan berkomunikasi, berkonsultasi ke provinsi, karena Renstra provinsi ada, Renstra pusat juga ada, kita akan kolaborasikan terutama di Batu sesuai arahan dari beliau soal UDD itu yang paling dominan sekali, bagaimana nanti asetnya kita mohon kepada pemerintah daerah, kita juga kerjasama dengan Bank Indonesia terkait dengan UDD, ” ungkapnya.
” Setelah program-program terselesaikan, kepengurusan terselesaikan, kami akan segera berkomunikasi dengan provinsi untuk mendapatkan pengukuhan, pelantikan sebagai pengurus PMI ,” pungkasnya.
(Ji)








