Beranda Lingkar Media Nasional Tolak Status Plt Bupati Talaud Kantor Bupati ‘Diserbu’ Pendemo Tuntut Bupati Definitif Segera Dilantik

Tolak Status Plt Bupati Talaud Kantor Bupati ‘Diserbu’ Pendemo Tuntut Bupati Definitif Segera Dilantik

6 menit lalu
0
102

Lingkarmedia.com – Melonguane, Aksi Demo yang di gelar massa pendukung bupati dan wakil bupati terpilih hasil pilkada 2018, Elly Engelbert Lasut dan Moktar Arunde Parapaga, pada Rabu, (20/11/2019) di pusat pemerintahan Kabupaten Talaud mendapat pengawalan dan pengawasan ketat Kepolisian Polres Kepulauan  Talaud dan Polsek Melonguane.

Aksi demo yang titik kumpulnya di Pantai SWM tersebut berjumlah 50 orang dan di koordinir oleh 3 orang penanggung jawab yakni Yahya Malensang sebagai Ketua, Yohanis Manuputi anggota dan Alber Ladi. Pendemo yang selanjutnya melakukan long march menuju kantor bupati dan kantor DPRD dan di kawal ketat Kepolisian.

Penjelasan Korlap Aksi Yahya Malensang, bahwa aksi tersebut merupakan penyampaian sikap untuk menolak surat gubernur nomor 800/ 19.9875/ Sekr – BKD  tertanggal 28 oktober 2019 perihal penjelasan atas surat dari pelaksana tugas sehari – hari bupati kepulauan Talaud, tepatnya pada butir 6 yang menunjuk Adolf Binilang sebagai Plt.

Selain itu juga untuk Mendesak agar bupati dan wakil bupati pemenang pilkada 2018 segera di lantik, karena menurut Gub dan Plh bupati bahwa akan segera melakukan pelantikan sebab dokumen pelantikan itu sah menurut undang-undang.

Aksi yang mendapat pengamanan dari pihak kepolisian, dan di terima langsung oleh Plt. Bupati Adolf Binilang.

Menurut Adolf Binilang, Menyampaikan aspirasi hal yang wajar, menyangkut tuntutan yang disampaikan  Pemprov sdh dilaporkan, bersyukur tidak anarkhis dan berharap kedepan  jika ada hal-hal yang tidak  jelas kiranya dpt  dikomunikasikan dengan Pemerintah Daerah dengan baik.

Yohanis Manuputty, Pemberian Manumbalang dan Renalto Tumarah yang turut menjadi Korlap menjelaskan bahwa percepatan pelantikan bupati adalah sebuah harga mati yang harus diperjelas, dilakukan, ditindaklanjuti oleh pelaksana harian bupati.

” Kita disini tidak menghakimi siapapun. Kami hadir disini dengan satu tekad kami bahwa demokrasi di Talaud, kita telah memiliki sesuatu yang dinamakan kedaulatan rakyat. Kemenangan dalam demokrasi itu mutlak. Tidak diukur dari siapa yang suka dan siapa yang tidak. Hari ini kami meminta, kami mendesak kepada pemerintah  daerah untuk segera memfasilitasi pelantikan bupati terpilih, karena ini kedaulatan rakyat,” kata Pemberian

” Kami mendesak kepada bapak Mendagri untuk segera melantik bupati dan wakil bupati terpilih. Karena hari ini kami sudah tidak percaya lagi kepada pemerintah provinsi dengan dikeluarkannya surat penjelasan plh dan plt itu seperti apa,” pungkas Renalto

 

Mungkin Anda Suka

Minimalisir Dampak Sosial Ekonomi BIN Daerah Sulawesi Utara Lakukan Bakti Sosial Bagi Sembako

Lingkarmedia.com – Manado, BIN Daerah Sulawesi Utara (Binda Sulut) kembali melaksana…