Beranda Lingkar Media Ekonomi Pertamina Siapkan Aplikasi Informasi SPBU Pada Jalur Mudik

Pertamina Siapkan Aplikasi Informasi SPBU Pada Jalur Mudik

7 menit lalu
0
268

Lingkarmedia.com – Jakarta, PT Pertamina (Persero) menyediakan informasi digital tentang lokasi Stasisun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalur mudik. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan para pemudik dalam mengakses informasi ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui telepon genggam.

Marketing Communication Pertamina Arifundalian mengatakan peta SPBU itu dapat diakses pemudik lewat aplikasi pada ponsel berbasis Android yang bernama Waze. Ini merupakan hasil kerjasama Pertamina dengan Waze, sebuah aplikasi navigasi gratis pada telepon genggam yang memiliki fasilitas sistem pencari lokasi atau GPS (The Global Positioning System).

Jadi, peta tersebut akan berisi informasi letak SPBU Pertamina, kios BBM dan pasukan motor yang mengantar BBM. “Nanti ada notifikasinya, di kilometer berapa ada SPBU,” kata Arifuandalian di Jakarta, Kamis (7/6).

Mengacu data Pertamina, terdapat 35 tempat istirahat di jalur tol Jawa yang terdapat SPBU. Sedangkan jalur nontol di Jawa ada 45 SPBU. Kemudian kios kemasan Pertamax tersebar di 45 titik di tol Jawa dan 12 titik kios di nonJawa. Adapun di jalur mudik Sumatera Terdapat enam titik kios Pertamax.

Pertamina juga menyebar 200 unit motor yang membawa BBM kemasan mulai dari Premium hingga Pertamax. Perinciannya 40 unit di jalur tol Jawa, 140 unit di jalur non tol Jawa, dan 20 unit di Sumatera.

Selain itu ada juga mobil dispenser disediakan sebanyak 20 unit. Mobil disepenser adalah mobil yang mengangkut BBM yang terintegrasi dengan dispenser BBM. Mobil dispenser ini hanya ada di saat masa arus mudik dan balik Lebaran untuk memudahkan pemudik memperoleh BBM selain di SPBU.

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan puncak arus mudik dimungkinkan terjadi 9 Juni 2018. “Peningkatan jumlah pemudik diperkirakan sekitar 11-13%,” kata Adiatma. Sementara itu prediksi puncak arus balik terjadi pada hari Selasa, 19 Juni 2018.

Sementara menurut data Kementrian Perhubungan, prediksi pemudik total kendaraan pribadi tahun 2018 mencapai 12.24 juta. Ini merupakan jumlah pemudik tertinggi sepanjang lima tahun terakhir. Pada 2013, total kendaraan pribadi yang mudik sebanyak 4,4 juta, lalu 2014 naik menjadi 5,6 juta, kemudian 2015 naik jadi 6,9 juta, seteahuun berikutnya naik jadi 8,3 juta, dan 2017 naik menjadi 9,9 juta.

Pertamina memprediksi konsumsi Premium selama lebaran 2018 mencapai 32.642 kiloliter (KL) per hari, meningkat dibandingkan realisasi lebaran tahun lalu yang hanya 27.931 KL per hari. Adapun, Pertalite naik dari tahun lalu sebesar 46.103 KL per hari menjadi 59.856 KL per hari.

Tak hanya itu, Pertamax naik menjadi 21.036 KL per hari, tahun lalu hanya 16.776 KL per hari. Sedangkan Pertamax Turbo naik dari 731 KL per hari tahun lalu, naik menjadi 893 KL per hari di lebaran tahun ini.

Mungkin Anda Suka

Peringati Hari Juang TNI AD  Dihadiri Pangdam Merdeka Korem Santiago Pecahkan Rekor MURI Terumbu Karang Terpanjang

  Lingkarmedia.com – Manado, Dihadiri langsung Pangdam Merdeka Mayjen TNI Tiopan Arit…