Download Free Templates http://bigtheme.net/ Websites Templates
Jumat, 15 Desember 2017 13:38

AMSI Sulut Gelar Dialog Budaya Ungkap Napak Tilas Samratulangi Sebagai Guru di Serui Papua

Ditulis oleh RA

Lingkarmedia.com - Minahasa, Dialog Budaya Mengungkap Napak Tilas Samratulangi Sebagai Guru di Serui Papua yang di Minahasa yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Sulut Independent dengan narasumber Apolos Marisan selaku Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Manado dan Reiner Emyot Ointoe yang merupakan Sejarawan Sulawesi Utara yang diikuti puluhan mahasiswa papua bertujuan untuk lebih mengenalkan peran DR Samratulangi saat berasa di Serui Papua (15/12).

Sam Ratulangi pernah hidup di Serui, Papua Barat, periode 1946 hingga 1948. Tiga tahun dalam pembuangan di Serui, Papua Barat tak bisa memenjarakan kreatifitas dan semangat Dr Gerungan Samuel Saul Jacob Ratulangi melahirkan pejuang-pejuang anak negeri, untuk melawan penjajah Belanda saat itu. Hal tersebut ditemukan oleh Apolos Marisan Selalu Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Manado.

Apolos juga berpesan kepada Mahasiswa Papua yang ada di Sulawesi Utara khususnya Minahasa agar generasi muda agar belajar lebih baik khususnya terkait sejarah dan budaya. Berharapan kedepan dengan dapat lebih maju dan lebih sering mengkaji nilai sejarah bangsa kita khususnya papua dan Sulawesi Utara.

Sementara Reiner Emyot Ointoe dalam materinya bahwa Poros budaya bagi adalah pendekatan integral tidak ada hambatan-hambatan.Karena setiap orang individu berbeda sehingga kita semua harus berbaur antar masyarakat dengan pergaulan kultural.

"Dialog ini dapat berdampak baik karena saya percaya lewat jalan budaya kita dapat bersama saling bergandeng tangan. Jika dialog budaya ini kita tidak teruskan maka percaya tidak percaya kita akan menjadi bangsa yang bercerai berai." tambahnya.

Reiner juga berpesan agar para mahasiswa papua belajar lebih baik khususnya terkait budaya, karena budaya Dan sejarah dapat diperoleh informasi darimana saja. Dr Samratulangi khususnya karena sejarah mencatat saat di masa pembuangan itu Sam Ratulangi (GSSJ Ratulangi), berhasil mendidik beberapa pemuda Papua Barat untuk berjuang melawan penjajah kolonial Belanda.

TERPOPULER

KABAR TERBARU