Download Free Templates http://bigtheme.net/ Websites Templates
Senin, 25 Desember 2017 11:43

1.260 Guru Honorer Pamekasan Sampaikan Petisi ke Jokowi

Ditulis oleh

Lingkarmedia.com - Jakarta. Sedikitnya 1.260 orang guru honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur akan menyampaikan petisi kepada Presiden Joko Widodo agar bisa segera diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).Juru bicara Guru Honorer Pamekasan Maskur menyampaikan kesepakatan memberikan petisi itu untuk memperjuangkan nasib para guru honorer. "Sebab mayoritas di antara kami sudah tidak memungkinkan lagi untuk mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Bahkan, sudah ada sebagian di antara kami yang mengabdi selama 35 tahun lebih," ujarnya (25/12).

Maskur menjelaskan rencana menyampaikan petisi secara langsung kepada Jokowi didasarkan pada kesepakatan bersama sesuai hasil musyarakah Forum Guru Honorer se-Indonesia yang digelar beberapa hari lalu. Rencananya, petisi akan disampaikan langsung ke Istana Negara.

Berdasarkan hasil pendataan, jumlah tenaga honorer di Indonesia sekarang mencapai 439.996 orang. Dari jumlah itu, yang berada di Pamekasan sebanyak 1.260 orang.

Sebelumnya, pada Minggu (24/12), para guru honorer ini menggelar aksi damai di depan Pendopo Pemkab Pamekasan. Mereka menuntut upah yang setara dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK).

"Saat ini, UMK Pamekasan adalah Rp1,4 juta. Sementara itu, gaji guru honorer (K-2) selama 2017 hanya Rp600.000 per bulan," ungkap Maskur.

Anggota DPRD Pamekasan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maskur Rasyid mengaku siap mengawal usulan para tenaga honorer mendapatkan gaji sesuai UMK. "Mereka perlu kita kawal karena ternyata gaji yang mereka terima jauh lebih minim dari UMK Pamekasan," tuturnya.

TERPOPULER

KABAR TERBARU