Download Free Templates http://bigtheme.net/ Websites Templates
Rabu, 29 November 2017 05:59

Cuaca Ekstrim Melanda Sebagian Indonesia, Bandara Adisutjipto Yogyakarta Lakukan Penutupan Sementara

Ditulis oleh IR

Lingkarmedia.com - Jakarta, Dalam tiga hari ke depan, masyarakat dihimbau untuk siaga menghadapi cuaca ekstrem pasalnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi siklon tropis yang berada dekat dengan pesisir selatan Pulau Jawa bernama "Cempaka".

"Waspadai cuaca ekstrem tiga hari ke depan. Ada potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, R. Mulyono Rahadi Prabowo di Jakarta, Senin (27/11/2017).

Mulyono mengatakan adanya siklon tropis Cempaka di wilayah perairan sebelah selatan Jawa Tengah mengakibatkan perubahan pola cuaca di sekitar lintasannya. Selain hujan lebat, potensi angin kencang hingga 30 knot terjadi di Kepulauan Mentawai, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, dan DKI Jakarta.

Angin kencang juga berpotensi terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Laut Jawa, Selat Sunda bagian utara, perairan utara Jawa Timur hingga Kepulauan Kangean, Laut Sumbawa, Selat Bali hingga Selat Alas, Selat Lombok bagian selatan, dan perairan selatan Bali hingga Pulau Sumba.

Siklon tropis Cempaka juga berdampak pada timbulnya gelombang setinggi 2,5-6 meter yang berpotensi terjadi di perairan selatan Jawa Timur, Laut Jawa bagian timur, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudra Hindia Barat, serta Bengkulu hingga selatan Jawa Tengah.

Untuk itu, masyarakat diimbau waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin. Aktivitas penerbangan di beberapa bandara di Pulau Jawa juga berpotensi terpengaruh akibat hujan dan angin kencang.

Akibat dari cuaca ekstrem tersebut telah berdampak pada ditutupnya landasan pacu Bandara Adisutjipto Yogyakarta dan Bandara Adi Soemarno Solo. Corporate Secretary PT Angkasa Pura I, Israwadi, menjelaskan penutupan runway tersebut karena dilihat dapat  membahayakan penerbangan. Meskipun penutupan tersebut tidak mengganggu operasional penerbangan dikarenakan pada saat close tidak ada schedule penerbangan. Penutupan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 13.15 WIB itu mengakibatkan beberapa pengalihan pendaratan 7 penerbangan, dengan rincian 2 penerbangan divert ke Bandara Adi Soemarmo Solo, 4 penerbangan divert ke Bandara Soekarno Hatta, dan 1 penerbangan divert ke Bandara Ahmad Yani Semarang.

TERPOPULER

KABAR TERBARU