Download Free Templates http://bigtheme.net/ Websites Templates
Rabu, 17 Mei 2017 12:38

Sidang praperadilan Miryam kembali digelar

Ditulis oleh
Anggota DPR dari fraksi Hanura, Miryam S Haryani berjalan keluar ruangan usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/5). Foto oleh Hafidz Mubarak/ANTARA Anggota DPR dari fraksi Hanura, Miryam S Haryani berjalan keluar ruangan usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/5). Foto oleh Hafidz Mubarak/ANTARA

Lingkarmedia.com - Jakarta, Sidang praperadilan yang diajukan Miryam S Haryani kembali digelar. Tim kuasa hukum Miryam menghadirkan dua orang saksi ahli.

"Ada Dr Chairul Huda dan Dr Mudzakir," ujar salah satu anggota tim kuasa hukum Miryam, Mita Mulia, Rabu (17/5/2017).

Mudzakir merupakan pakar hukum dari Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Sedangkan Chairul Huda adalah pakar hukum pidana yang merupakan dosen di Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Selain itu, tim kuasa hukum Miryam akan menyertakan barang bukti berupa dokumen untuk memperkuat argumennya.

Sebelumnya, pihak termohon (KPK) telah memberikan jawaban atas tuntutan dari pemohon (Miryam) dalam sidang praperadilan, Selasa (16/5). Tim Biro Hukum KPK menegaskan penetapan tersangka terhadap Miryam S Haryani adalah sah dan sesuai dengan prosedur.

Selain itu, KPK menyatakan memiliki kewenangan melakukan penyidikan terhadap Miryam dengan Pasal 22 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Bahwa dalam perkara tindak pidana umum, dalam hal diduga keterangan saksi yang diberikan dalam persidangan disangka palsu, ketentuan yang dipergunakan adalah Pasal 242 KUHP, yang prosedurnya menggunakan ketentuan Pasal 174 KUHAP. Sedangkan dalam perkara tindak pidana korupsi, terdapat pengaturan yang khusus terkait dengan pemberian keterangan yang tidak benar di dalam persidangan sebagaimana diatur dalam Pasal 22 juncto Pasal 35 UU Tipikor," kata Kepala Biro Hukum KPK Setiadi saat membacakan jawaban atas gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (16/5).

Baca 84 kali

TERPOPULER

KABAR TERBARU