Download Free Templates http://bigtheme.net/ Websites Templates
Selasa, 28 November 2017 02:56

Freeletics, Alternatif Olahraga Kaum Urban

Ditulis oleh RA

Lingkarmedia.com – Bandung. Metode baru olahraga pembentukan tubuh "Freeletics" merambah dunia olahraga dan "lifestyle" di Indonesia.

 

"Awal terbentuk komunitas `Freeletics` Bandung ketika saya dan beberapa teman menemukan aplikasi olahraga di iPhone bernama `Freeletics` pertengahan tahun 2013. Kita tertarik karena aplikasinya unik dan beda dari yang lain, dari sana lah kita cari tahu apakah di kota lain ada komunitasnya," kata pendiri Freeletics Bandung Billy Bramanda di Bandung.

 

Menurut Billy, di Jakarta ada dan salah satu pendirinya adalah penyanyi Andien. Akhirnya bekerja sama dengan Freeletics Jakarta untuk membentuk Freeletics Indonesia.

 

Ia mengatakan sampai saat ini komunitas Freeletics Indonesia sudah tersebar di 12 kota. Untuk Kota Bandung jumlah anggota yang aktif mengikuti latihan kini mencapai 70 orang dan 400 anggota yang sudah bergabung di group chat komunitas tersebut.

 

"Mekanisme olahraganya cukup sederhana, intinya kita menggunakan berat badan kita sebagai beban saat latihan jadi tidak perlu peralatan lain seperti ketika latihan di gym. Hanya kita sarankan untuk membawa matras untuk menjaga badan ketika gerakan grounding," katanya.

 

Menurut Billy ada tiga tema latihan pada olahraga Freeletics yakni "endurance" yaitu gerakan yang paling mudah dilakukan dengan waktu yang paling lama. Namun demikian gerakan itu dapat melatih ketahanan tubuh. Kemudian "cardio" yaitu gerakan yang lebih sulit namun waktunya lebih singkat. Dua tema tersebut berfungsi untuk membakar lemak dan menurunkan berat badan, sedangkan tema ketiga yaitu "strength" lebih fokus kepada pembentukan otot.

 

Ia menyebutkan Tidak ada syarat khusus atau biaya untuk bergabung dengan Freeletics Bandung, cukup datang ke tempat latihan dan membawa matras.

 

Billy berharap dengan adanya Freeletics Bandung dapat mengajak orang-orang untuk hidup lebih sehat dan menghubungkan jalinan kekerabatan bagi seluruh anggotanya.

 

Salah satu anggota Freeletics Bandung Finna Yudharisman mengaku sudah mengetahui jenis olahraga ini sejak awal tahun 2015. Ia tertarik karena terinspirasi beberapa sosialita idolanya sudah terlebih dahulu mengikuti jenis olahraga tersebut.

 

"Perubahan yang saya rasakan pasti dari berat badan ya, awalnya berat saya 59 kg dan sekarang turun ke 50 kg berkat pola makan sehat, rutin lari dan latihan freeletics," kata Finna.

 

Ia merasakan dengan latihan Freeletics gaya hidupnya menjadi jauh lebih sehat karena menurutnya olahraga dan pola hidup sehat adalah satu kesatuan yang saling mendukung. 

TERPOPULER

KABAR TERBARU